Menjaga Negeri, Merawat Rakyat: Kepedulian Brimob Sumut di Desa Panabari

Tapanuli Selatan ~ Di perbatasan Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal, tepatnya di Desa Panabari, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Rabu (04/03/2026), suasana tak hanya diwarnai dengan penegakan hukum. Di sana, hadir pula sentuhan kepedulian yang menghangatkan hati warga.

Pasca pelaksanaan Operasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Satuan Brimob Polda Sumatera Utara tidak hanya memastikan situasi tetap aman dan tertib. Mereka juga menyalurkan bantuan sosial berupa 10 kardus mi instan kepada masyarakat yang terdampak, sebagai bentuk empati atas kondisi yang dirasakan warga.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han. Kehadirannya bukan sekadar simbol komando, tetapi wujud nyata bahwa negara tidak menutup mata terhadap kebutuhan rakyatnya.

“Penegakan hukum tetap harus berjalan. Namun di sisi lain, kami ingin memastikan masyarakat tetap merasakan perhatian dan dukungan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan harian warga,” ungkapnya dengan penuh kepedulian.

Bagi warga Desa Panabari, langkah ini bukan hanya tentang bantuan sembako. Lebih dari itu, ini adalah tentang rasa diperhatikan. Tentang keyakinan bahwa aparat hadir bukan semata sebagai penindak, melainkan sebagai pelindung dan pengayom yang memahami denyut kehidupan masyarakatnya.

Di tengah upaya menertibkan aktivitas ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang, pendekatan humanis menjadi jembatan yang menguatkan hubungan antara Polri dan rakyat.

Karena pada akhirnya, menjaga keamanan bukan hanya soal menegakkan aturan, tetapi juga tentang menyentuh hati, merawat harapan, dan berdiri bersama masyarakat dalam setiap keadaan.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *