Menakar Semiotika Istana: Ketika Mengundurkan Diri Menjadi Langkah Politik Terhormat bagi Gibran
Oleh: Wilson Lalengke Jakarta – Di panggung politik tingkat tinggi, bahasa tubuh, tata letak, dan posisi duduk kerap kali berbicara jauh lebih nyaring ketimbang retorika pidato resmi. Pemandangan yang memantik diskusi hangat baru-baru ini terjadi ketika Presiden Prabowo Subianto menempatkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam posisi duduk yang sejajar dengan deretan para Menteri…

