MANADO – Pro Sulut 08 Garuda menggandeng Komite Teater dan Film Yayasan Budaya Hanjuang Bodas Pokja Kota Manado akan menggelar pementasan teater Serat Cinta Walanda Maramis pada 30 Mei 2026 di gedung DPRD Provinsi Kota Manado.
Dengan Mengusung pelestarian budaya lokal Minahasa yang akan menampilkan berbagai kesenian daerah dan adat khas Sulawesi Utara dengan melibatkan 80 pelajar serta 20 penari se kota Manado.
Gelar acara dimulai pukul 09.00 sd 22.00 Wita dengan menyajikan seminar kajian budaya lintas generasi, atraksi berbagai permainan anak, pertunjukan kolintang, musik bambu, tari-tarian seperti Kabasaran, Maengket, Lenso, dan Sasambo, parade seni, pameran seni rupa dan fotografi, band musik, ansambel choir, kuliner, lomba mewarnai, lomba baca puisi piala Walikota dan ditutup dengan pementasan teater Maling Sandal 5 dan Serat Cinta Walanda Maramis yang akan disutradarai langsung oleh teaterawan nasional Arief Akbar Bsa.
“Kami tentu berharap dengan pementasan ini para pelajar yang terlibat akan mendapatkan pembelajaran mendalam tentang seni teater dan akting di panggung besar. Tentu saja di samping untuk lebih mengenalkan nilai-nilai luhur warisan budaya pada generasi muda agar tetap terjaga dan lestari, pementasan nanti diharapkan menjadi pemantik bagi pegiat seni budaya lainnya agar turut serta berkontribusi bersama dengan pemerintah dalam memajukan kebudayaan Sulawesi Utara,” ujar Anton Kojansow, SH., MH selaku pimpinan produksi pentas teater Serat Cinta Walanda Maramis sekaligus sebagai ketua umum LSM PRO SULUT 08 GARUDA.
Pentas teater tersebut direncanakan akan turut melibatkan Walikota Manado Andrei Angouw sebagai guest aktor, aktris FTV Pingkan Aulia sebagai guest star, dan para talent pro seperti Femmy Mokosolang, Telly Walanda, Jefri Gerungan, Frieke Pangerapan, Maria M. Karundeng, Hermina J. Rombitan, Stientje Roring, Magrita Sendow, Tiffany Katuuk, Novy. V. Lapian, S.Pd., MF, dan Astrid Mursali menjadikan pertunjukan ini semakin menarik untuk ditonton setelah sekian lama gelaran pementasan- pementasan semacam teater di kota Manado sudah mulai jarang untuk dipentaskan menjadi tontonan masyarakat.
Melansir dari kabar yang kami dengar dari penyelenggara, pementasan tersebut rencananya akan dihadiri pula oleh gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling yang akan membuka gong pementasan teater Serat Cinta Walanda Maramis dengan menerapkan konsep pentas teater pejabat dan pelajar berada satu panggung bermain teater bersama-sama besutan Arief Akbar Bsa sebagai bukti kongkrit keterlibatan pemerintah pada upaya pemajuan kebudayaan sesuai UU nomor 5 tahun 2017 khususnya budaya-budaya lokal yang akan terus dikembangkan dan dikenalkan pada generasi penerus bangsa di kota Manado dan sekitarnya. (FM/MG)

