Medan — Di balik seragam loreng dan tugas berat menjaga keamanan negara, tersimpan hati-hati yang penuh kepedulian. Itulah yang terlihat saat Personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumatera Utara hadir membawa senyum dan harapan dalam kegiatan Minggu Kasih, Minggu (17/05/2026).
Langkah para personel Brimob yang biasanya tegas di medan tugas, kali ini berubah menjadi pelukan hangat bagi anak-anak panti asuhan dan masyarakat yang membutuhkan. Dipimpin Danton 3 Kompi 4 Batalyon A Pelopor, Ricky Ananda Sihotang, kegiatan bakti sosial tersebut menyambangi sejumlah lokasi di wilayah Medan dan sekitarnya, di antaranya kawasan Jalan Cemara Pulo Brayan Darat II, Yayasan Ekklesia Medan Indonesia, serta L.K.S.A Hadirat Kasih Sahabat Indonesia.
Tak hanya membawa bantuan sosial, kehadiran para personel Brimob juga membawa sesuatu yang jauh lebih berharga: perhatian, kasih sayang, dan rasa bahwa mereka tidak sendiri.
Senyum polos anak-anak panti pecah ketika para personel duduk bersama mereka, mendengarkan cerita-cerita kecil yang mungkin selama ini jarang didengar. Ada tatapan mata penuh haru, ada tawa kecil yang menghangatkan suasana, bahkan ada anak-anak yang tak ingin melepaskan genggaman tangan para personel saat kegiatan usai.
Momen sederhana itu menjadi begitu menyentuh. Di tengah kerasnya kehidupan yang dijalani sebagian anak-anak tersebut, kedatangan Brimob Sumut seakan menjadi cahaya kecil yang menghadirkan kebahagiaan dan perhatian yang selama ini mereka rindukan.
Ipda Ricky Ananda Sihotang mengatakan bahwa kegiatan Minggu Kasih bukan sekadar agenda sosial, melainkan bentuk ketulusan Brimob untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi perhatian dan kepedulian kepada sesama, khususnya anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap kehadiran kami dapat membawa semangat dan kebahagiaan bagi mereka,” ujarnya dengan penuh harap.
Bagi para pengurus panti, bantuan yang diberikan mungkin akan habis digunakan. Namun perhatian dan kasih sayang yang dirasakan anak-anak hari itu akan menjadi kenangan yang membekas di hati mereka.
Di balik tugas menjaga keamanan negeri, Brimob Sumut kembali membuktikan bahwa pengabdian sejati bukan hanya tentang menjaga ketertiban, tetapi juga tentang merawat rasa kemanusiaan, menyentuh hati yang terluka, dan menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan kasih sayang.
Indra/humas

