MEDAN – PT Perkebunan Nusantara IV bersama anak perusahaan holding-nya PT Industri Nabati Lestari melakukan audiensi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Senin tanggal 7 Juli 2026. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Muhibuddin, SH., MH di Ruang Transit lantai II Kantor Kejati Sumut.
Kegiatan yang berlangsung secara terbuka tersebut turut dihadiri Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Nur Handayani, SH., MH, jajaran Jaksa Pengacara Negara bidang perdata dan tata usaha negara, serta Kepala Seksi Penerangan Hukum Rizaldi, SH., MH.
Audiensi ini menjadi forum diskusi sejumlah isu strategis terkait dukungan dan sinergitas antara aparat penegak hukum dengan jajaran BUMN.
Dalam pertemuan tersebut, Kajati Sumut menyampaikan apresiasi atas kunjungan PTPN IV dan PT Industri Nabati Lestari. Ia menilai kehadiran tersebut sebagai langkah positif dalam membangun dan menguatkan kolaborasi antara Kejaksaan dengan BUMN.
Muhibuddin menegaskan bahwa Kejaksaan selama ini terus berperan aktif mendukung pemerintah, termasuk BUMN dan BUMD. Peran tersebut diwujudkan melalui pendampingan hukum serta pengawalan terhadap program pembangunan strategis. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan BUMN yang bersih dan berkualitas demi kepentingan negara, bangsa, dan masyarakat.
“Kunjungan ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi. Kejaksaan siap memberikan pendampingan hukum agar setiap kebijakan dan program BUMN berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku”, ujar Kajati Sumut.
Dari jajaran PTPN IV dan PT Industri Nabati Lestari, hadir Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Sandhiyudha, Kepala Divisi Hukum PTPN IV Andiansyah Hamdani, SEVP Business Support PT Industri Nabati Lestari Zulianto, serta Legal PT Industri Nabati Lestari Hardi.
Melalui audiensi ini, kedua belah pihak berharap terjalin koordinasi yang semakin baik dalam aspek hukum dan tata kelola perusahaan. Dengan demikian pelaksanaan tugas PTPN IV dan PT Industri Nabati Lestari dapat berjalan optimal dan selaras dengan upaya pembangunan di Sumatera Utara.
(Ril/P)

