Di Antara Lantunan Tarawih dan Cahaya Lampu Jalan, TNI-Polri Menjaga Damainya Ramadhan di Tebing Tinggi

Tebing Tinggi — Malam Ramadhan selalu membawa ketenangan. Di antara lantunan ayat suci yang menggema dari dalam masjid dan cahaya lampu jalan yang temaram, ada sosok-sosok berseragam yang berdiri dalam diam, memastikan setiap doa terucap tanpa rasa cemas.

Sebagai bentuk kepedulian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Batalyon B melaksanakan patroli gabungan bersama Polres Tebing Tinggi dan Koramil 13/TT Dim 0204/DS pada Kamis (25/2/2026). Patroli ini difokuskan untuk mengamankan pelaksanaan Sholat Tarawih di sejumlah masjid serta titik-titik yang dinilai rawan gangguan keamanan.

Langkah mereka mungkin tak selalu terdengar, namun kehadirannya begitu terasa. Dipimpin Aiptu Hendri Dunand Tampubolon, S.H., dan didampingi Kanit Paminal Polres Tebing Tinggi Ipda Muhammad Shafrizal, patroli dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Mereka tidak hanya berjaga, tetapi juga menyapa, tersenyum, dan berdialog hangat dengan warga.

Masjid Raya Nur Addin, Masjid Al Ihsan, Masjid Taqwa, Masjid Agung Kota Tebing Tinggi, serta sejumlah titik di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi menjadi saksi kebersamaan itu. Di halaman masjid, di pelataran parkir, hingga di sudut jalan, aparat berdiri dengan penuh tanggung jawab—agar para orang tua tenang meninggalkan rumah, agar anak-anak bebas melangkah menuju saf, agar setiap sujud terasa lebih khusyuk.

Tak sekadar pengamanan, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas dengan bahasa yang lembut, mengajak masyarakat menjaga ketertiban, mempererat kepedulian sosial, dan saling mengingatkan dalam kebaikan selama bulan penuh berkah ini. Komunikasi yang terjalin menciptakan suasana yang bukan hanya aman, tetapi juga hangat dan penuh rasa saling percaya.

Di bulan yang mengajarkan tentang kesabaran dan pengorbanan, kehadiran patroli gabungan ini menjadi pengingat bahwa negara selalu ada, bahkan di malam-malam ibadah yang sunyi.

Dengan sinergi yang terus terjaga, diharapkan Ramadhan di Tebing Tinggi tidak hanya dipenuhi cahaya lampu masjid, tetapi juga cahaya rasa aman—agar setiap doa yang dipanjatkan terbang ke langit tanpa disertai rasa takut, melainkan penuh harap dan kedamaian.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *