Serdang Bedagai — Senja itu terasa berbeda di Aula Kantor Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Serdang Bedagai, Jalan Negara, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Dalam kehangatan Ramadan 1447 H, keluarga besar Polres Serdang Bedagai bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama para ulama, Kamis (26/2/2026).
Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat, Mengabdi dengan Hati, Menjaga Silaturahmi”, kegiatan Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial. Ia menjadi ruang pertemuan hati—antara aparat penegak hukum dan para tokoh agama—yang sama-sama memikul tanggung jawab moral menjaga kedamaian di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, para Pejabat Utama dan Kapolsek jajaran, Ketua MUI Sergai Drs. H. Hasful Huznain, Wakil Ketua Sunarto, Ketua Bidang Dakwah Zarkasi, pengurus MUI kabupaten dan kecamatan, perwakilan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Serdang Bedagai, serta BKM Masjid Al Ikhlas Sei Rampah.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema lembut, menyejukkan hati setiap yang hadir. Dalam sambutannya, Ketua MUI menyampaikan rasa bahagia dan harapannya agar silaturahmi ini terus terjalin erat.
“Kami sangat berbahagia atas kehadiran bapak Kapolres dan jajaran. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan terus berlanjut,” tuturnya penuh harap.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat para ulama. Dengan rendah hati, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepolisian.
“Kami mohon doa dan dukungan agar Polres Serdang Bedagai senantiasa mampu menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kritik dan saran adalah penguat bagi kami untuk terus berbenah,” ungkap AKBP Jhon Sitepu.
Suasana semakin hangat saat pemberian bingkisan secara simbolis kepada para perwakilan, sebagai tanda perhatian dan kebersamaan. Menjelang azan Magrib, doa dipimpin Ketua MUI, lalu seluruh hadirin berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Safari Ramadan ini menjadi lebih dari sekadar pertemuan. Ia adalah pengingat bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan ikhtiar bersama—antara ulama dan umara, antara doa dan kerja nyata. Di bawah langit Ramadan, silaturahmi itu menjadi cahaya, menerangi langkah untuk terus mengabdi dengan hati.
Indra/humas

