Menjaga Kota Saat Semua Terlelap, Brimob Sumut Hadir Tanpa Lelah

Medan – Ketika sebagian besar warga terlelap, deru kendaraan taktis dengan rotator biru memecah sunyi malam. Di tengah dinginnya udara Minggu (01/03/2026) hingga dini hari Senin, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bergerak menyisir tiga wilayah rawan kejahatan: Medan, Belawan, dan Deli Serdang.

Patroli skala besar dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini bukan sekadar rutinitas. Ia menjadi pesan tegas bahwa negara hadir—bukan hanya saat terjadi kejahatan, tetapi sebelum keresahan itu tumbuh.

Sebanyak 12 personel dalam satu Satuan Setingkat Regu (SSR) diterjunkan dan bergabung dengan satuan kewilayahan dalam operasi terpadu. Sebelum bergerak, apel gabungan di Mapolda Sumut dipimpin Pamen Was Polda Sumut, AKBP M. Syahrul Rambe, memastikan kesiapan fisik, mental, dan pola tindak di lapangan.

Menyentuh Titik Rawan, Menjaga Detak Kota Rayon Jalan Jamin Ginting menjadi salah satu fokus patroli. Empat personel melakukan mobile patrol dan siaga di persimpangan vital. Rotator biru yang berpendar di gelap malam menjadi simbol perlindungan—menghadirkan rasa tenang bagi pengendara dan warga yang masih beraktivitas.

Di Sektor Jalan Tritura, penyisiran dilakukan hingga kawasan SMA Negeri 13 Medan. Tak hanya patroli, personel juga berdialog dengan warga, menyampaikan imbauan kamtibmas agar tetap waspada terhadap potensi begal, premanisme, dan aksi geng motor.
Sementara itu, Jalur Batang Kuis – Tanjung Morawa hingga akses Tol Medan–Kualanamu tak luput dari pengawasan. Jalur strategis ini merupakan urat nadi mobilitas logistik dan masyarakat menuju kawasan industri serta bandara. Kehadiran aparat di titik ini menjadi langkah preventif agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa bayang-bayang gangguan keamanan.

Aman dan Terkendali Hingga patroli berakhir, situasi di seluruh sektor terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan tindak pidana seperti curat, curas, curanmor, penganiayaan, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Patroli malam itu mungkin berlalu tanpa sorotan besar. Namun bagi warga yang melintas dan melihat rotator biru menyala di kejauhan, ada rasa tenang yang tak ternilai—bahwa di saat gelap, ada yang berjaga.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *