Air Mata Haru Warga Medan Deli di Jumat Berkah Ramadhan, Gegana Brimob Sumut Datang Membawa Sembako dan Kepedulian

Medan —Di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah, langkah-langkah sederhana penuh kepedulian terlihat di sebuah sudut Kota Medan. Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara turun langsung menyapa masyarakat melalui kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah”, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Yos Sudarso Lingkungan VII, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, tepatnya di kawasan belakang Rumah Sakit Mitra Medika. Di tempat itulah, senyum hangat dan rasa haru warga menyambut kedatangan personel Subden Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut yang membawa paket sembako untuk mereka yang membutuhkan.

Satu per satu rumah warga didatangi. Para bapak dan ibu yang sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup terlihat terharu saat menerima bantuan tersebut. Bagi mereka, sembako yang dibawa para personel Brimob bukan sekadar bantuan, melainkan tanda bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli di tengah kehidupan yang tidak selalu mudah.

Kegiatan penuh makna ini dipimpin langsung oleh IPDA Rahmad Hidayat, S.H., selaku Panit III Subden Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut. Dengan penuh kerendahan hati, ia bersama para personel menyapa warga, menyerahkan bantuan sambil berbincang hangat, seolah menghapus jarak antara aparat dan masyarakat.

Di bulan Ramadhan yang identik dengan kasih sayang dan kebersamaan, kegiatan “Jumat Berkah” ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus besar untuk menjadi berarti. Terkadang, sebuah bantuan sederhana yang diberikan dengan ketulusan mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang.

“Melalui kegiatan ini kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling peduli. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga, sekaligus mempererat hubungan antara Brimob dan masyarakat,” ujar IPDA Rahmad Hidayat.

Di balik seragam dan tugas menjaga keamanan, ada hati yang ikut merasakan kesulitan masyarakat. Dan di bulan suci Ramadhan ini, kepedulian itu hadir nyata — mengetuk pintu-pintu rumah warga, membawa sembako, membawa senyum, dan membawa harapan.

Karena sejatinya, keberkahan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang bagaimana manusia saling menguatkan dan saling peduli satu sama lain.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *