KENDAL — Polres Kendal mulai gerak cepat ngadepin zaman yang makin digital. Lewat program AI Ready ASEAN, para pelajar SMA dan SMK diajak buat nggak cuma jadi penonton, tapi benar-benar ngerti dan bisa manfaatin teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI).
Kegiatan ini digelar di Tennis Indoor Polres Kendal, Kamis (9/4/2026) pagi. Yang ikut bukan cuma polisi, tapi juga pelajar dari berbagai sekolah di Kendal.
Acara dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Seperti biasa, ada pembukaan, nyanyi Indonesia Raya, doa, lalu sambutan dari Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar.
Dalam sambutannya, Kapolres ngomong blak-blakan. Menurut dia, sekarang ini perubahan teknologi itu nggak bisa dihindari.
“Kalau kita nggak ikut berubah, ya bakal ketinggalan. Apalagi sekarang tantangan di dunia siber makin banyak,” ujarnya.
Dia juga bilang, anak muda sekarang itu sebenarnya punya peluang besar. Tapi kalau nggak dibekali pengetahuan digital, justru bisa gampang kena dampak negatif.
Makanya lewat program ini, Polres Kendal pengen pelajar ngerti dasar-dasar penting di dunia digital. Mulai dari cara pakai teknologi (digital skills), gimana bersikap di dunia maya (digital culture), etika (digital ethics), sampai keamanan digital (digital safety).
Nggak cuma teori, program ini juga disiapin biar berkelanjutan. Nantinya bakal ada komunitas AI, agen digital, sampai duta kamtibmas dari kalangan pelajar.
Beberapa sekolah yang ikut di antaranya SMK Bina Utama, SMA Negeri 1 Kendal, SMA Negeri 2 Kendal, dan SMK Negeri 1 sampai SMK Negeri 4 Kendal.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dan kondusif. Tapi yang paling penting, pesan yang disampaikan cukup jelas: sekarang bukan zamannya cuma jadi pengguna teknologi—pelajar harus mulai paham, bahkan kalau bisa jadi pelaku di dunia digital.
Editor: M. Bakara

