MEDAN – Komitmen pemerintah memperkuat infrastruktur daerah diwujudkan lewat program Inpres Jalan Daerah IJD 2025. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional BBPJN Sumut Hardy Siahaan bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menghadiri Peresmian Inpres Jalan Daerah secara daring Oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Selasa (23/6/26) di Aula Tengku Rizal Nurdin. Acara ini diikuti seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sumut.
Dalam kesempatan itu, Hardy Siahaan melaporkan sebanyak 19 paket IJD pada tahun 2025 yang tersebar di 16 kabupaten/kota telah selesai dilaksanakan. Penyelesaian seluruh paket ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan infrastruktur jalan yang andal dan berkualitas.
“Program ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” ujar Hardy.
Sejumlah ruas jalan strategis di Sumut sudah merasakan manfaatnya. Contohnya:
1. Perbaikan Jalan Jend. Sudirman, Kota Tebing Tinggi:
Panjang 2,281 Km dengan biaya Rp 8.074.588.000. Penanganan berupa rehabilitasi minor 2,281 km dan AC-WC 5 cm. Ruas ini merupakan akses penghubung utama di kawasan perkantoran, perlintasan, dan rumah sakit. Manfaatnya: aksesibilitas masyarakat naik dan kemantapan jalan kota meningkat.
2. Preservasi Jalan Pasar Sirongit – Lancang, Kab. Toba:
Panjang 1,7 Km, biaya Rp 5.399.390.000. Ruas ini menghubungkan Silimbat-Bts. Kab. Toba menuju Desa Sirongit, Lancang, dan Porsea. Sebelumnya distribusi logistik terhambat karena jalan rusak. Kini efisiensi transportasi naik, barang tidak cepat rusak, dan stabilitas harga pokok di desa terjaga.
3. Preservasi Jalan Simpang Mangga – Tugu Sujono, Kab. Simalungun:
Panjang 1,115 Km, biaya Rp 6.937.486.000. Jalan ini mendukung distribusi rantai pasok Bandar Huluan, Dolok Batu Nanggar, dan Pematang Raya. Komoditas pertanian seperti padi, jagung, ubi, kelapa sawit, hingga peternakan sapi potong kini lebih lancar didistribusikan. Akses ke Tol Dolok Merawan dan Jalan Nasional juga makin terkoneksi.
4. Peningkatan Jalan Watas Kota Tebing Tinggi – Sibulan, Kab. Serdang Bedagai:
Panjang 2,00 Km, biaya Rp 6.388.888.000. Jalan ini menghubungkan antar desa dengan pusat Kota Tebing Tinggi dan jaringan jalan utama. Rekonstruksi 2,0 Km dengan AC-WC 4 cm ini memperkuat sistem produksi dan distribusi pangan, sekaligus meningkatkan pelayanan jalan daerah.
BBPJN Sumut menegaskan akan terus mengawal pembangunan infrastruktur jalan berkualitas sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi masyarakat.
(BBPJN Sumut/Red)

