BANDA ACEH – BPJN Aceh bersama PLT. Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I dan Kasatker PJN Wilayah I Riski Anugrah, ST., MT melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah pekerjaan infrastruktur di Provinsi Aceh, Rabu (15/7/26).
Kegiatan sidak ini menyasar 6 wilayah, mulai dari Banda Aceh, Bireun, Bener Meriah, Takengon, Blangkejeren, hingga Kuta Cane. Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan sesuai kontrak, mutu terjaga, dan aspek keselamatan kerja diterapkan di lapangan.
“Monitoring ini penting untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana. Kami ingin infrastruktur yang dibangun benar-benar aman, andal, dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Kasatker PJN Wilayah I Riski Anugrah, ST., MT di sela kegiatan.
Riski juga menekankan kepada penyedia jasa agar tidak menunda pekerjaan dan segera melakukan perbaikan pada item yang belum sesuai spesifikasi.
“Yang masih kurang, segera benahi. Yang sudah bagus, pertahankan. Kita kejar target tapi tidak mengorbankan mutu dan K3,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Preservasi dan Jembatan wilayah I menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim di lapangan. Hasil dari kegiatan monitoring ini akan menjadi dasar evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan pekerjaan ke depan.
“Berbagai pekerjaan terus kami dorong agar dapat diselesaikan secara optimal. Infrastruktur harus memberikan manfaat berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan pengawasan langsung dari pusat hingga ke satuan kerja, diharapkan percepatan pembangunan jalan dan jembatan di Aceh dapat tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.
SC. (BPJN Aceh)
Editor: (Red)

