Muara Bungo –(Jelajah Perkara) — Suasana hangat meriah terpancar di Lapas Kelas IIB Muara Bungo ketika petugas dari bagian Binadik dan Giatja turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus memberikan tambahan asupan gizi berupa susu sebanyak 200 paket.
Kegiatan yang tidak sekadar rutinitas ini menjadi bukti kepedulian nyata terhadap kesejahteraan para WBP, agar mereka tetap sehat dan bugar selama menjalani masa pembinaan. Bahkan, beberapa WBP yang sebelumnya mengeluhkan rasa lemas dan kurang nafsu makan merasa sangat terbantu dengan layanan ini.
Para WBP diperiksa satu per satu, mulai dari mendengarkan keluhan kesehatan, memeriksa tekanan darah dan berat badan, memastikan kondisi tubuh prima, hingga mendapatkan pengarahan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal. Petugas juga tidak lupa memberikan tips sederhana untuk menjaga daya tahan tubuh, seperti cukup istirahat dan konsumsi makanan bergizi.
Kasi Binadik dan Giatja, Tiopan P. Situmorang, menegaskan bahwa kesehatan WBP adalah prioritas utama. “Kalau badan mereka baik, kegiatan pembinaan bisa berjalan maksimal. Kami ingin mereka merasa diperhatikan dan tetap bersemangat, karena setiap WBP juga punya hak untuk mendapatkan perawatan yang layak,” ujarnya dengan penuh semangat.
Selain pengecekan kesehatan, pembagian susu yang diberikan membuat suasana semakin akrab. Para WBP tampak antusias menerima bantuan tersebut, dengan komunikasi hangat dan sapaan ramah antar petugas dan WBP. Salah satu WBP yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku merasa tersentuh: “Kita merasa tidak ditinggalkan, padahal kita sedang menjalani masa ini. Susunya sangat membantu buat tambah energi saat kita ikut kegiatan pembinaan.”
“Hal kecil seperti ini bisa membuat mereka merasa dihargai, itu juga bagian dari pembinaan kepribadian agar mereka bisa kembali menjadi orang yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat nantinya,” tambah Tiopan.
Tak berhenti sampai di situ, pihak lapas juga mengumumkan bahwa kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala setiap dua bulan sekali, dengan menambahkan pemeriksaan tambahan seperti tes gula darah dan pemeriksaan mata sesuai kebutuhan. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk membangun hubungan positif dan penuh empati antara petugas dan WBP.
Tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, pembinaan di Lapas Muara Bungo juga memperhatikan kesejahteraan secara menyeluruh, karena badan yang sehat akan membuat semangat pembinaan semakin kuat! Bahkan, beberapa WBP yang sudah merasa lebih sehat menyatakan ingin lebih aktif mengikuti pelatihan keterampilan yang diselenggarakan lapas.( HP) .

