Tapanuli Tengah – Curah hujan tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Utara memicu longsor di beberapa titik jalan nasional. Material tanah yang menutup badan jalan sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara langsung bergerak melakukan penanganan tanggap darurat.
Pembersihan material longsor dan penataan badan jalan dilakukan secara cepat agar akses vital tersebut bisa segera digunakan kembali.
Berkat penanganan intensif, akses Ruas Jalan Rampa–Poriaha yang sebelumnya tertutup longsor pada 16 Februari 2026 kini telah kembali dibuka. Per Selasa, 17 Februari 2026, ruas jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan dan masyarakat dengan pengawasan petugas di lapangan.
Penanganan ini dilakukan BBPJN Sumatera Utara bersama PT Hutama Karya untuk memastikan jalur nasional tetap berfungsi dan mobilitas warga tidak terganggu lebih lama.
Pihak BBPJN mengimbau masyarakat yang melintas agar tetap berhati-hati, memperhatikan kondisi jalan, serta menaati rambu-rambu yang telah dipasang, mengingat potensi longsor susulan masih dapat terjadi selama curah hujan tinggi.
(BBPJN Sumut/Red)

