MEDAN – Minggu pagi (22/02/2026) di sudut Jl. Cemara dan Jl. Sidorukun, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, suasana terasa berbeda. Di saat sebagian orang menikmati hari libur bersama keluarga, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara justru memilih melangkah ke tengah masyarakat—membawa kepedulian yang tulus.
Dalam kegiatan bakti sosial “Minggu Kasih”, mereka tidak hanya datang dengan seragam dan perlengkapan tugas. Mereka datang dengan niat baik, dengan tangan terbuka, dan dengan hati yang ingin berbagi.
Dipimpin Danton 4 Kompi 3 Batalyon A Pelopor, AIPTU Widiarto, para personel menyapa warga satu per satu. Paket sembako diserahkan bukan sekadar sebagai bantuan, tetapi sebagai tanda bahwa ada yang peduli, ada yang memperhatikan.
Bagi sebagian warga, bantuan itu mungkin sederhana. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan rasa haru yang sulit diungkapkan. Ada senyum yang tertahan, ada mata yang berkaca-kaca, ada ucapan terima kasih yang lahir dari hati terdalam. Di tengah kebutuhan hidup yang tak selalu mudah, perhatian kecil mampu menjadi penguat yang besar.
Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol I Kadoli, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih adalah komitmen yang terus dijaga. Sebab pengabdian tidak hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga tentang merawat rasa kemanusiaan.
Hari itu, kebersamaan terasa nyata. Jarak antara aparat dan masyarakat seakan mencair. Yang tersisa hanyalah kehangatan—bahwa di balik seragam yang gagah, ada hati yang lembut dan peduli.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Namun yang lebih penting, ia meninggalkan jejak rasa. Bahwa Brimob bukan hanya hadir ketika keadaan genting, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan sentuhan perhatian.
Karena sejatinya, pengabdian yang paling indah adalah ketika kebaikan diberikan tanpa pamrih—dan kebersamaan tumbuh dari ketulusan.
Indra/humas

