Cek Kesehatan Gratis di Ultra Addiction Center: Deteksi Dini TBC, HIV, hingga Hepatitis B, Pasien TB RO Langsung Dirujuk ke RS Cililin

BANDUNG BARAT – Peduli kesehatan masyarakat terus digencarkan. Hari ini, Kamis (30/04/2026), Yayasan Pemulihan Natura Indonesia atau Ultra Addiction Center Cabang Bandung yang berlokasi di Desa Sawa Lega, Kecamatan Parongpong, menjadi lokasi pelayanan kesehatan gratis yang berlangsung sangat meriah dan antusias.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Skrining Sistematis Tuberkulosis (SSTB) yang digelar berkat kerja sama erat antara Puskesmas Parongpong, organisasi mitra, dan Sub Implementing Partner (SIP) Stop TB Partnership Indonesia. Program ini berjalan sesuai surat resmi nomor 440/101/2025/PKM-blud dan sejalan dengan kebijakan Dinas Kesehatan Jabar serta Bandung Barat.

Tempat ini menjadi salah satu dari 12 lokasi sasaran yang akan mendapatkan layanan serupa mulai April hingga September 2026 mendatang.

Beragam Layanan Medis Gratis

Masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan lengkap tanpa dipungut biaya, antara lain:

– Pemeriksaan kesehatan umum.

– Skrining penyakit menular (HIV, Sifilis, dan Hepatitis B).

– Deteksi dini Tuberkulosis (TBC).

Dalam pelaksanaannya, prosedur penanganan sudah sangat jelas. Bagi warga yang hasilnya terindikasi atau positif mengidap Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO), akan langsung dirujuk ke RS Cililin sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut.

Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak

Kepala Puskesmas Parongpong, Dr. Dwi Mulyati, mengapresiasi antusiasme semua pihak. Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari pimpinan Universitas Advent Indonesia, Kepala Desa Sawa Lega Bpk. Gagan, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, hingga tim medis dari Puskesmas dan Stop TB Partnership Indonesia.

Ketua Yayasan Natura Indonesia Ultra Addiction Center, Ferdy Gunawan, menyatakan bahwa partisipasi ini adalah wujud nyata kepedulian lembaganya.

“Kami merasa bangga bisa terlibat. Bagi kami, kesehatan adalah hak dasar setiap orang. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kontribusi agar masyarakat bisa dapat akses layanan yang layak dan gratis. Kami siap mendukung program pemerintah untuk menekan angka penyakit menular,” ujar Ferdy.

Sementara itu, Kepala Cabang Bandung, Mardiansah atau akrab disapa Bang Ale, menambahkan bahwa pihaknya memastikan seluruh fasilitas siap mendukung kegiatan ini.

“Sejak pagi tim medis sudah bekerja keras melayani. Kegiatan seperti ini sangat penting buat deteksi dini. Kami berharap warga jadi lebih sadar akan kondisi kesehatannya dan segera dapat penanganan yang tepat kalau ada indikasi penyakit,” tambahnya.

Semoga kegiatan positif ini bisa menjangkau lebih banyak warga dan mewujudkan Bandung Barat yang lebih sehat.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *