Semarang, Minggu (12/4/2026) – Suasana Car Free Day (CFD) di Lapangan Pancasila Simpang Lima pagi tadi benar-benar hidup. Ribuan warga tumplek blek, ada yang olahraga, jalan santai, sampai sekadar nongkrong bareng keluarga.
Di tengah ramainya itu, anggota Ditpamobvit Polda Jateng sudah stand by sejak subuh, tepatnya sekitar pukul 05.30 WIB. Tapi yang dilakukan bukan sekadar muter-muter patroli. Mereka turun langsung, nyapa warga, ngobrol santai, sambil ngasih imbauan biar tetap waspada.
Mulai dari ngingetin jaga barang bawaan, sampai soal kebersihan, semua disampaikan dengan cara yang santai dan mudah diterima masyarakat.
Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Jateng, Kombes Pol Anuardi, bilang pengamanan seperti ini memang rutin dilakukan, tapi fokusnya bukan cuma soal penindakan.
“Yang kita kedepankan itu pencegahan. Kita ingin masyarakat merasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah potensi gangguan sejak awal,” tegasnya.
Menurutnya, pendekatan humanis jadi kunci. Polisi nggak mau terkesan jauh atau kaku, tapi justru hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Anggota kita juga aktif komunikasi langsung, ngasih imbauan biar masyarakat lebih peduli sama keamanan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Hasilnya, selama CFD berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Warga pun terlihat lebih nyaman beraktivitas karena merasa ada pengawasan langsung dari petugas.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan kalau polisi memang harus selalu hadir di tengah masyarakat, apalagi di ruang publik yang ramai seperti CFD.
“Kehadiran anggota di lapangan itu bukan cuma untuk jaga keamanan, tapi juga bentuk pelayanan dan supaya lebih dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Dengan pola seperti ini, polisi berharap masyarakat juga ikut berperan menjaga keamanan. Jadi bukan cuma tugas aparat, tapi tanggung jawab bersama.
Editor: M. Bakara

