Pematangsiantar — Hujan dan cuaca ekstrem yang melanda Kota Pematangsiantar menyisakan ancaman serius bagi masyarakat. Pohon-pohon besar tumbang dan menutup akses jalan utama, bahkan nyaris membahayakan keselamatan warga yang melintas. Di tengah situasi genting itulah, Personel Kompi 2 Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumatera Utara hadir tanpa menunggu waktu lama, bergerak cepat menembus risiko demi menyelamatkan masyarakat, Senin (11/05/2026).
Kegiatan Search and Rescue (SAR) dilaksanakan di dua titik rawan, yakni Jalan Pane dan Jalan Gunung Sinabung, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan. Dipimpin langsung oleh Danton 1 Kompi 2 Batalyon B, IPDA Slamat Bangun J. Silaban, S.H., sebanyak 10 personel Brimob diterjunkan ke lokasi dengan satu tujuan: memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Sesampainya di lokasi, personel langsung dihadapkan pada situasi yang tidak mudah. Batang pohon berukuran besar melintang di badan jalan, sementara kabel listrik yang masih aktif menjuntai di sekitar lokasi menjadi ancaman mematikan yang sewaktu-waktu dapat memicu kecelakaan. Namun kondisi berbahaya itu tidak menyurutkan langkah para personel Brimob.
Dengan penuh keberanian dan semangat pengabdian, personel berjibaku di tengah risiko demi mempercepat proses evakuasi. Suara mesin pemotong kayu berpadu dengan komando tegas di lapangan menjadi bukti nyata kesigapan aparat dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Satu per satu batang pohon dipotong, diangkat, dan dipindahkan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan korban maupun kerusakan lanjutan.
Berkat kerja keras tanpa kenal lelah, seluruh titik pohon tumbang akhirnya berhasil dibersihkan total. Jalan yang sebelumnya lumpuh kini kembali normal dan aman dilalui masyarakat. Bahkan pohon yang sempat menimpa pagar rumah warga juga berhasil dievakuasi dan dirapikan oleh personel gabungan.
Aksi heroik tersebut sontak mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih dari warga sekitar. Kehadiran Personel Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut bersama personel BNPB di tengah situasi darurat dinilai menjadi bukti nyata bahwa negara hadir saat masyarakat membutuhkan pertolongan.
Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa Sat Brimob Polda Sumatera Utara bukan hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pasukan kemanusiaan yang selalu siap turun ke lapangan, menghadapi risiko, dan bergerak tanpa pamrih demi keselamatan rakyat.
Humas/indra

