Di Senja Ramadhan, Brimob Sumut Menyapa Jalanan dengan Takjil dan Kepedulian

Medan – Senja di bulan suci Ramadhan selalu membawa cerita yang hangat. Ketika matahari mulai merunduk di ufuk barat dan masyarakat masih berjibaku di jalanan untuk pulang ke rumah, ada wajah-wajah penuh kepedulian yang berdiri di tepi jalan, menunggu sambil membawa bingkisan kecil untuk berbuka puasa.

Mereka adalah personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang sore itu memilih hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang ingin berbagi kebahagiaan.

Pada Rabu (11/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, di sekitar Mako K.E. Lumi Satbrimob Polda Sumut, para personel Brimob berdiri di pinggir jalan dengan senyum hangat. Di tangan mereka terdapat ratusan paket takjil berupa jus segar dan mie yang siap dibagikan kepada para pengendara dan warga yang melintas.

Sebanyak 200 porsi takjil dibagikan kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan agar mereka dapat berbuka puasa tepat waktu. Meski sederhana, bagi sebagian orang yang masih terjebak di jalan menjelang magrib, bingkisan kecil itu terasa begitu berarti.

Kegiatan penuh makna ini dipimpin oleh Kasi Yanma Satbrimob Polda Sumut AKP Heri Sutikno, S.H., serta turut dihadiri Kasubbag Dal Ops Bag Ops Satbrimob Polda Sumut AKP Alfonso J.S. Nasution, S.H., bersama para personel lainnya.

Satu per satu pengendara berhenti sejenak. Senyum terukir di wajah mereka saat menerima takjil dari tangan para personel Brimob. Ucapan terima kasih yang tulus pun terdengar, menjadi penghangat suasana senja Ramadhan yang mulai dipenuhi lantunan adzan dari kejauhan.

Di tengah lalu lintas yang terus bergerak, kehadiran Brimob sore itu menghadirkan pesan sederhana namun begitu dalam: bahwa kepedulian bisa hadir di mana saja, bahkan di tepi jalan sekalipun.

Melalui kegiatan berbagi takjil ini, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang mampu menghadirkan rasa dekat, hangat, dan penuh kebersamaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Namun lebih dari itu, senja Ramadhan hari itu meninggalkan satu kenangan kecil bagi masyarakat — tentang kebaikan yang dibagikan dengan tulus di tengah perjalanan pulang.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *