PAPUA BARAT – Ketua PlDAR (Pilar Pemuda Rakyat) Papua Barat Jekson Kapisa menyoroti Tambang Ilegal Wasirawi yang Masih Beroperasi. Pada Tanggal 4 Mei 2026 Banjir Menelan Korban, dan Alat Berat. Tampak ada Bukti berupa Vidio dan gambar yang terseret arus Deras Banjir Wasirawi yang Beredar di Media Sosial Manokwari Papua Barat.
Jackson Kapisa mengatakan kepada awak media pada Minggu (10-05-2026) menyesali atas kejadian tersebut
“Tambang Ilegal tersebut menelan korban, padahal Polda Papua Barat, dan Pemerintah Kabupaten Manokwari Sudah sepakat bahwa tambang Ilegal Wasirawi dihentikan, ada dugaan keras Alat Berat yang Beroperi di tambang rakyat di Wasirawi sampai saat ini ada Bekapan (Back-up) Aparat penegak Hukum berpangkat Bunga dan Bintang, sehingga Pelaku Tambang tidak Takut dan Kebal Hukum,” ungkap Jekson Kapisa
”Kami meminta kepada Komisi XII DPR RI Perwakilan Papua Barat, jangan diam atas Persoalan tersebut Setelah mengambil langkah dan Invetigasi ke Lokasi tambang Rakyat Wasirawi, apabila ada Oknom Aparat yang terlibat segera di Proses sesuai Undang – Undang yang Berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah Melanggar Kesepakatan Pemerintah Kabupaten Manokwari MRP Papua Barat dan Polda Papua Barat pada Jumat (03- Oktober 2025) di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari,” jelas Ketua PlDAR Papua Barat ini
“Kami juga meminta kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, apabila ada Aparat Kepolisian yang terlibat agar segera diberikan sangsi sesuai Kode Etik Undang Undang Kepolisian, sehingga kepercayaan Rakyat terhadap Kepolisian tetap terjaga jangan, karena oknom tersebut mencederai kepercayaan rakyat kepada Kepolisian yang sudah terjaga dengan Baik,” kata Jekson Kapisa menutupi. (Megy)

