Lapor SPBU 66.786.005 Sipilu Sintang Hulu Diduga Jual BBM Bersubsidi ke Pengusaha Bandrol Harga Tinggi

SINTANG, Kalbar, – SPBU 66.786.005 yang berlokasi di Desa sipilu ,Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menjadi sorotan masyarakat. SPBU tersebut dilaporkan menjual bahan bakar minyak (BBM) subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, Rabu (28/1/26).

Dokumentasi Tim Media JP kalbar
Dokumentasi Tim Media JP Kalbar

Berdasarkan laporan dan keluhan masyarakat setempat, harga BBM subsidi jenis solar disebut dijual dengan harga mencapai Rp10.500 per liter, sementara Pertalite dijual hingga Rp11.500 per liter. Harga tersebut dinilai jauh melampaui ketentuan resmi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sejumlah warga mengaku terpaksa tetap membeli BBM di SPBU tersebut karena keterbatasan akses dan tidak adanya alternatif SPBU lain di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu.

Kondisi ini membuat masyarakat merasa dirugikan, terutama para petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada BBM subsidi untuk aktivitas sehari-hari.

“Kalau tidak beli di situ, kami harus menempuh jarak sangat jauh. Mau tidak mau kami beli meski harganya mahal,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap Pertamina, Dinas Perdagangan, serta Aparat Penegak Hukum (APH) dapat segera turun tangan melakukan pengecekan dan penindakan jika ditemukan pelanggaran. Pasalnya, penjualan BBM subsidi di atas HET tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga bertentangan dengan tujuan penyaluran subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 66.786.005 belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penjualan BBM subsidi di atas harga ketentuan tersebut.

Untuk itu Diminta Polres Sintang Polda kalbar segera bergerak untuk melakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *