Saat Senja Hampir Padam, Dapur Lapangan Brimob Jadi Harapan Berbuka Warga Aek Ngadol

Tapanuli Selatan — Menjelang senja di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (25 Februari 2026), asap tipis perlahan mengepul dari dapur lapangan yang didirikan personel Brimob Batalyon C. Di balik kepulan asap itu, ada keikhlasan yang sedang dimasak bersama harapan.

Di Bulan Suci Ramadan, ketika sebagian warga masih bergulat dengan keterbatasan, kehadiran dapur lapangan itu menjadi cahaya kecil yang menghangatkan. Personel Brimob tak hanya menyalakan api untuk memasak, tetapi juga menyalakan rasa peduli di tengah sunyinya penantian azan Magrib.

Satu per satu bahan makanan diolah dengan penuh kesungguhan. Keringat yang jatuh bukan sekadar karena panas tungku, tetapi karena tekad untuk memastikan tak ada warga yang berbuka dalam rasa lapar dan kesepian.

Danton Penugasan Ops Aman Nusa II, IPDA Leonardo Marbun, menyampaikan bahwa dapur lapangan ini adalah wujud kehadiran negara yang ingin benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan, meski sederhana. Ramadan mengajarkan kita untuk saling menguatkan. Semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa sedikit meringankan beban dan menghadirkan senyum bagi warga,” ungkapnya dengan penuh harap.

Hingga sore itu, proses memasak masih berlangsung. Namun rasa syukur sudah lebih dulu menyelimuti suasana. Warga menyambut kegiatan tersebut dengan mata yang berbinar, seolah menemukan kembali bahwa mereka tidak sendiri.

Bagi Brimob Batalyon C, ini bukan sekadar kegiatan sosial. Ini adalah panggilan hati — untuk hadir, untuk mendekat, untuk memastikan bahwa di pelosok desa pun, kepedulian tetap menyala.

Di Ramadan yang penuh berkah ini, dari dapur lapangan sederhana di Aek Ngadol, terjalin kisah tentang kebersamaan, tentang tangan-tangan yang rela bekerja demi senyum orang lain, dan tentang harapan yang tak pernah padam meski dalam keterbatasan.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *