BELAWAN — Malam tak selalu tentang istirahat bagi semua orang. Di saat lampu-lampu rumah mulai redup dan doa-doa dipanjatkan sebelum tidur, ada langkah-langkah sunyi yang tetap menyusuri jalanan Belawan—membawa tanggung jawab yang tak pernah bisa ditunda.
Minggu hingga Senin (26–27/4), dalam dingin yang perlahan menyelimuti kota, personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara hadir melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Bukan sekadar patroli, ini adalah bentuk pengabdian—tentang mereka yang memilih berjaga ketika yang lain terlelap.
Dipimpin oleh Danton II Kompi 3, Ipda Agus Gunawan, sebanyak 22 personel melangkah pasti, menyusuri Jalan Selebes, pintu keluar Tol Pelabuhan Belawan, hingga masuk ke lorong-lorong permukiman seperti Lingkungan 16 Jalan Bandeng Pajak Baru dan Jalan Yong Panah Hijau. Setiap sudut yang mereka lewati bukan hanya wilayah patroli—melainkan ruang hidup warga yang harus dijaga dengan sepenuh hati.
Mereka singgah di pos kamling, menyapa warga dengan hangat, memastikan bahwa semangat menjaga keamanan tak pernah padam. Di balik sikap tegas, ada sentuhan humanis—sebuah pesan sederhana bahwa negara hadir, bukan hanya dalam aturan, tetapi juga dalam kepedulian.
Di malam yang sunyi itu, tak ada sorotan, tak ada tepuk tangan. Hanya dedikasi yang berjalan dalam diam.
“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman,” ujar Ipda Agus Gunawan.
Dan ketika fajar perlahan datang, mungkin tak banyak yang tahu siapa yang telah menjaga malam mereka tetap tenang. Namun bagi para personel itu, cukup satu hal—bahwa di balik tidur nyenyak warga, ada rasa aman yang berhasil mereka titipkan.
Indra/humas

