Sembahe Diterjang Banjir dan Longsor, Korban Diduga Tertimbun Masih Dalam Pencarian

Deli Serdang – Derasnya hujan yang mengguyur kawasan Sembahe, Kecamatan Sibolangit, sejak Selasa malam (7/4/2026), berubah menjadi bencana yang menyesakkan. Banjir dan longsor tiba-tiba menerjang, memaksa warga berjuang menyelamatkan diri di tengah gelap dan kepanikan.

Material tanah dan lumpur yang turun dari perbukitan diduga menimbun korban. Hingga kini, harapan dan kecemasan menyelimuti proses pencarian yang masih terus berlangsung.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Rantau Isnur Eka, membenarkan kejadian tersebut.

“Sembahe longsor,” ujarnya singkat, Rabu (8/4/2026).

Sejak malam kejadian, tim gabungan dari Brimob, Basarnas, TNI, Polsek, serta masyarakat setempat langsung bergerak cepat menuju lokasi. Tanpa mengenal lelah, mereka menyisir area longsor, menembus lumpur tebal demi menemukan korban yang diduga tertimbun.

“Dari tadi malam kami bersama tim SAR, TNI, Polsek, dan masyarakat melakukan pencarian korban tertimbun sekaligus evakuasi,” ungkap Rantau.

Di tengah upaya pencarian, tim juga membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak, yang kini dipenuhi lumpur dan puing akibat terjangan banjir dan longsor.

Hingga saat ini, belum ada rincian resmi terkait jumlah korban. Proses pencarian masih terus dilakukan, diiringi harapan agar korban segera ditemukan dalam kondisi apapun.

Bencana ini tak hanya menyisakan luka, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kebersamaan—saat aparat dan warga bergandengan tangan, melawan duka yang datang tanpa peringatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *