Warning dari Lilik Syukri :JANGAN SAMPAI SILPA 2026

Pasaman Barat || Di tengah hiruk pikuk media sosial saat ini,Politikus senior Pasaman Barat Lilik Syukri berharap agar kepala BKAD tidak ikut berpolemik dan terbawa arus media sosial atau termakan isu murahan. “saya berharap agar kepala BKAD fokus mengurus anggaran Pasaman Barat,BKAD mempunyai posisi sangat strategis yaitu meyusunan APBD dan KUA-PPAS yang dulu disusun BAPEDA sekarang disusun oleh BKAD”. Tulis Lilik Syukri.

“Salah satu tujuan KUA – PPAS dan APBD disusun di BKAD agar terjadi percepatan dan kematangan penyususunan dan agar tidak terjadi silang pendapat”.Lanjut Lilik.

Menurut Lilik Syukri ada dua catatan penting yang harus jadi pelajaran berharga bagi BKAD sepanjang tahun 2025 kemarin :

1. Ditolaknya APBD-P tahun 2025 oleh provinsi

Ditolaknya APBD-P oleh provinsi ini sangat merugikan rakyat Pasaman Barat dan tidak terakomodirnya “kepentingan” bupati dan wabub karena APBD-P itulah peluang bupati dan wabub memasukan “kepentingannya”.

“Dengan di tolaknya APBD-P tersebut itu artinya dana yang akan masuk dari pusat yang belum ditampung di APBD tentu tidak bisa dibelanjakan atau di eksekusi.Maka oleh karena itu saya ingatkan kepada bapak agar mulai menyiapkan semua syarat untuk menyusun KUA-PPAS, laporan keuangan, agar penyusunan APBD-P tidak terkendala. Saya ingatkan ini karena seharusnya target bulan 7 tahun 2026 ini sebaik APBD-P telah di ajukan agar tidak terlambat di bahas di DPRD”.ungkap Lilik Syukri.

2. Terjadinya Silpa APBD tahun 2025 sebesar 67.8 M.

itu sangat merugikan rakyat Pasbar,merugikan ASN Guru dan pada akhirnya merugikan Bupati dan Wabup karena visi misinya tidak terlaksana malahan uang Silpa.

“menurut keyakinan saya secara hitungan inflasi nilai uang 67.8 M tahun 2025 itu ditahun 2026 nilainya telah berkurang dengan arti kata ada potensi kerugian negara!!”.ujar Lilik tegas.

“saya buat ini agar bapak bisa menindak lanjutinya dengan sebaik baiknya dan ini untuk kepentingan rakyat Pasaman Barat ASN dan pegawai dilingkungan Pemda Pasaman Barat”. Tulis Lilik Syukri menutupi segmentnya.

Fahmi Hendri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *