Menteri PU Dody Hanggodo Turun Langsung ke Lokasi Pasca Bencana di Sumut, Pastikan Penanganan Tepat Waktu, Tepat Mutu dan Tepat Guna

Tapanuli Tengah — Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara Hardy Siahaan Dampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo Meninjau Langsung penanganan pascabencana di Ruas Sibolga–Rampah pada Jumat (23/1/26).

Dody menjelaskan bahwa akses jalan Tarutung–Sibolga hingga saat ini belum sepenuhnya fungsional. Kondisi jalan yang terjal serta karakteristik tanah yang labil menjadi tantangan utama dalam penanganan secara permanen.

“Untuk penanganan permanen memerlukan waktu karena harus dilakukan pengecekan dan pengujian kondisi tanah secara menyeluruh. Karakter tanah di kawasan ini terus bergerak, sehingga kajian teknis harus benar-benar matang,” ujar Menteri Dody.

Dia menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan Direktur Jenderal Bina Marga terkait kemungkinan pembangunan jembatan di kawasan Bukit Barisan. Namun demikian, seluruh langkah lanjutan masih menunggu hasil kajian teknis dari tim jalan dan tim uji.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara Hardy Siahaan Menjelaskan tengah melaksanakan pekerjaan penanganan permanen pada ruas-ruas jalan nasional yang terdampak.

“Saat ini Penanganan terdapat lima klaster, 1 Jalur Tarutung-Sipirok-Padang Sidempuan (105, 55 Kilometer, 2 Batas Aceh-Sibolga dan Rampah-Poriaha 131,19 Kilometer, 3 Tarutung-Sibolga 60,40 kilometer, 4 Batangtoru-Singkuang 117 Kilometer, 5 Sibolga-Batangtoru-Padang Sidempuan 89 Kilometer, Katanya.

Penanganan permanen tersebut meliputi perbaikan struktur badan jalan, peningkatan dan normalisasi sistem drainase, serta penguatan lereng di sejumlah titik rawan longsor dan kerusakan. Upaya ini menjadi krusial guna memastikan konektivitas antarwilayah di Sumatera Utara tetap terjaga dan aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan, Jelasnya.

Kehadiran Menteri PU Hanggodo di lokasi bencana menjadi simbol komitmen tegas pemerintah dalam memastikan seluruh tahapan penanganan pascabencana dilaksanakan dengan prinsip tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Pemerintah menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur jalan bukan sekedar perbaikan fisik, melainkan bagian dari strategi menjaga keselamatan pengguna jalan serta mempercepat pemulihan ekonomi di Sumatera Utara.

PU_Jalan_Sumut

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *