Gunungsitoli – Kamis (26/03/2026), di tengah hiruk pikuk arus balik Lebaran yang membawa sejuta cerita—tentang rindu yang baru saja terobati dan langkah yang harus kembali dijalani—personel Kompi 4 Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara hadir, memastikan setiap perjalanan masyarakat berlangsung aman dan penuh ketenangan.
Di Pelabuhan Kota Gunungsitoli, tempat ribuan orang berpamitan dengan kampung halaman, langkah-langkah tegas namun penuh empati terlihat dari para personel Brimob yang melaksanakan patroli intensif. Dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 4 Batalyon C, AKP Sandro Situngkir, mereka tidak hanya menjaga, tetapi juga menguatkan—menjadi sosok yang diam-diam memberi rasa aman di tengah perpisahan.
Dengan perlengkapan lengkap dan kesiapsiagaan tinggi, patroli dilakukan secara mobile dan humanis. Di sela tugas, sapaan hangat dan senyum tulus diberikan kepada masyarakat—sebuah isyarat sederhana bahwa negara hadir, tidak pernah abai terhadap setiap langkah warganya.
Pelabuhan Gunungsitoli menjadi saksi bisu pertemuan dan perpisahan. Di tempat inilah, harapan-harapan kembali dirajut, dan perjalanan panjang dimulai. Menyadari hal itu, Brimob hadir bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi menjaga setiap cerita agar tetap berjalan dengan aman dan tanpa gangguan.
Meski arus penumpang meningkat dan aktivitas semakin padat, situasi tetap terjaga aman, tertib, dan terkendali. Ketenangan yang tercipta bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari dedikasi dan keikhlasan para personel yang setia berjaga, bahkan ketika lelah tak pernah mereka tunjukkan.
Melalui patroli ini, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menegaskan komitmennya—bahwa di setiap perjalanan masyarakat, ada mereka yang setia mengawal dalam diam. Menjadi pelindung tanpa pamrih, pengayom yang tulus, dan penjaga harapan, demi Indonesia yang tetap aman dan penuh kedamaian.
Indra/Humas

