Semarang – Dalam rangka mengantisipasi kondisi darurat selama arus mudik Lebaran, Polda Jawa Tengah menyiagakan helikopter ambulans udara di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, Kota Semarang. Helikopter ini disiapkan untuk mendukung penanganan cepat jika terjadi kecelakaan atau kondisi medis darurat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Helikopter tersebut merupakan dukungan dari Direktorat Polisi Udara Korpolairud Baharkam Polri dan sudah standby di helipad Kalikangkung sejak Sabtu (14/3/2026). Kawasan ini dipilih karena menjadi salah satu pintu utama kendaraan dari arah barat yang masuk ke Jawa Tengah saat musim mudik.
Tim yang bertugas di helikopter itu dipimpin oleh pilot Ipda Irwan bersama copilot Ipda Agus T, mekanik Aiptu Maradona dan Briptu Erwin, serta tenaga kesehatan Bripda Seno. Mereka akan bersiaga mulai 13 sampai 25 Maret 2026 untuk membantu penanganan darurat di jalur mudik.
Sebelum tiba di Semarang, helikopter tersebut melakukan penerbangan dari Pondok Cabe menuju Kalikangkung. Kini seluruh kru sudah siap siaga untuk membantu jika sewaktu-waktu dibutuhkan evakuasi cepat, terutama di jalur tol yang biasanya padat kendaraan saat musim mudik.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, mengatakan keberadaan ambulans udara ini menjadi bagian dari kesiapan polisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama mudik.
Menurutnya, dengan adanya helikopter ambulans udara, penanganan korban kecelakaan atau kondisi medis darurat bisa dilakukan jauh lebih cepat, terutama di jalur tol yang padat kendaraan.
Polda Jateng juga mengingatkan para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memanfaatkan pos pelayanan dan pos pengamanan jika membutuhkan bantuan petugas.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Jawa Tengah bisa berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat mudik dengan rasa lebih tenang dan nyaman.
Editor: M. Bakara

