Jakarta, 29 Juli 2026 – Langkah Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri beserta jajaran melakukan silaturahmi kebangsaan dengan Pangdam Jaya, Letjen TNI Deddy Suryadi, Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Letjen TNI Djon Afriandi hingga Pangkormar (Panglima Korps Marinir), Letjen TNI (Mar) Endi Supardi mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Dalam perspektif komunikasi publik, Nasky menilai, Jalinan komunikasi yang dibangun oleh para pimpinan institusi negara yakni Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Pangkormar (Panglima Korps Marinir), dan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) tersebut mencerminkan komitmen kuat dalam mempererat serta memperkuat sinergitas dan soliditas antarlembaga negara di tengah dinamika tantangan nasional maupun global yang semakin kompleks yang terus berkembang.
Analis kebijakan publik dan sosial-politik nasional, Nasky Putra Tandjung menilai, Pertemuan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri dengan Pangdam Jaya, Letjen TNI Deddy Suryadi, Pangkormar (Panglima Korps Marinir), Letjen TNI (Mar) Endi Supardi hingga Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Letjen TNI Djon Afriandi beserta jajarannya merupakan langkah positif dan strategis dalam memperkuat koordinasi, sinergitas, dan soliditas antarlembaga negara sekaligus menjaga stabilitas ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah Ibu Kota Jakarta di tengah dinamika tantangan nasional maupun global yang semakin kompleks yang terus berkembang.
“Oleh sebab itu, Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Kami mengapresiasi serta mendukung penuh langkah Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri beserta jajarannya yang melakukan kunjungan silaturahmi kebangsaan ke Markas Pangdam Jaya, Pangkormar (Panglima Korps Marinir), dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dalam waktu sepekan ini. Menurutnya, Langkah ini merupakan sinyal kuat bahwa sinergitas dan soliditas antara TNI-Polri merupakan pilar utama dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat sekaligus komitmen kuat dalam menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) ditengah dinamika geopolitik global dan regional yang dipengaruhi berbagai faktor harus menjadi perhatian serius semua elemen bangsa,” kata Nasky dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, pada Rabu (29/7/2026).
Alumnus INDEF School Of Political Economy Jakarta itu mengatakan, Perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi negara yang besar. Namun, menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana para pemimpin mampu menunjukkan keteladanan melalui dialog, komunikasi, dan semangat kebersamaan.
“Kepemimpinan yang mengedepankan dialog, komunikasi, dan semangat kebersamaan menjadi kunci dalam menjaga serta memperkuat sinergitas dan soliditas nasional. Karena kata Nasky, Jakarta merupakan central of gravity atau pusat berbagai aktivitas nasional, sehingga Ibu kota Jakarta harus tetap kondusif agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan seluruh agenda kenegaraan pemerintahan Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto dapat berlangsung lancar dan sukses,” ucapnya.
Lebih lanjut, Nasky menilai kunjungan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri kepada Pangdam Jaya, Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), dan Pangkormar (Panglima Korps Marinir) bukan sekadar agenda seremonial, melainkan mencerminkan sikap seorang negarawan dan patriot sejati yang mengedepankan semangat kolaborasi antarlembaga.
Karena itu, Nasky Penulis buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat itu juga menegaskan bahwa komitmen penguatan sinergi dan soliditas lintas institusi antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kormar, dan Kopassus merupakan modal penting dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum serta menjaga keamanan Ibu kota Jakarta melalui semangat kolektif “TNI Prima, Polri Presisi, “Jaga Jakarta untuk Indonesia”.
Akhir kata, Founder Nasky Milenial Center (NMC) menekankan, Dengan semangat cinta tanah air yang harus terus kita gelorakan, karena pihaknya sangat meyakini bahwa TNI, Polri, dan elemen masyarakat lainnya adalah pelopor utama dalam menjaga serta mengawal empat pilar kebangsaan dan keutuhan NKRI.
“Karena Menurutnya, Peran sentral TNI, Polri, dan elemen masyarakat adalah penjaga utama dalam urusan kamtibmas di dalam negeri dan menjaga keutuhan NKRI damai,” pungkasnya.

