RANTAUPRAPAT – Senin 15 Juni 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I melaksanakan _Trial Compaction Asbuton Pracampur PG 70_ pada ruas Jalan WR Supratman R. Prapat – Jalan Lingkar R. Prapat – Batas Provinsi Riau sepanjang 13 km, Kamis 11/6.
Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas hamparan aspal sebelum pekerjaan utama dilaksanakan secara penuh. Kegiatan dilakukan untuk menentukan kombinasi terbaik antara suhu pencampuran, jumlah lintasan alat pemadat, dan kepadatan campuran agar hasil perkerasan memenuhi spesifikasi teknis serta memiliki daya tahan optimal terhadap lalu lintas dan cuaca.
Tim lapangan melakukan penghamparan percobaan menggunakan _asphalt finisher_, dilanjutkan pemadatan bertahap dengan _tandem roller_ dan _pneumatic tire roller_. Setiap lintasan diuji melalui pengukuran temperatur, ketebalan, dan kepadatan lapangan untuk memastikan hasil memenuhi standar mutu pekerjaan jalan nasional.
Dengan penerapan teknologi Asbuton Pracampur PG 70, diharapkan struktur perkerasan menjadi lebih kuat, tahan deformasi, dan memiliki umur layanan yang lebih panjang. _Trial compaction_ ini juga menjadi bagian dari komitmen menghadirkan jalan nasional yang lebih mantap, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.
“Kita warga Rantauprapat senang ada kegiatan _trial compaction_ ini. Mudah-mudahan setelah ini jalannya benar-benar kuat dan tahan lama, tidak cepat bergelombang lagi,” ujar Budi, warga Kelurahan Padang Matinggi.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu mengapresiasi langkah BBPJN Sumut. “Kami mendukung penuh penerapan teknologi Asbuton Pracampur PG 70. Ruas ini jalur strategis Sumut-Riau, jadi mutu perkerasannya sangat berpengaruh ke ekonomi daerah,” Ujarnya.
(BBPJN Sumut/Red)

