“Di Balik Ramainya Pelabuhan, Ada Doa dan Air Mata Bahagia Yang Mengalir”

Medan, Maret 2026 — Di tengah hiruk pikuk aktivitas pelabuhan yang tak pernah benar-benar terlelap, ada kehangatan yang perlahan mengalir, menyusup hingga ke hati masyarakat yang membutuhkan. Melalui program berbagi di bulan suci Ramadan, PT Pelindo Multi Terminal menghadirkan bukan sekadar bantuan, tetapi juga harapan dan kebahagiaan bagi ribuan jiwa.

Ramadan 1447 Hijriah menjadi saksi bagaimana kepedulian itu diwujudkan. Sebanyak 5.200 paket sembako disalurkan, 1.300 santunan diberikan kepada anak-anak yatim, dan 7.800 paket takjil dibagikan kepada mereka yang menjalani hari dengan penuh kesabaran. Di setiap paket yang diterima, terselip doa, senyum, dan rasa syukur yang tak terucapkan.

Bantuan tersebut menjangkau masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan, panti asuhan, hingga mereka yang hidup dalam keterbatasan. Di sudut-sudut dermaga, di jalanan menjelang waktu berbuka, tangan-tangan yang memberi dan menerima bertemu dalam satu makna: kebersamaan.

SVP Sekretaris Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa Ramadan adalah momen untuk kembali menguatkan nilai kemanusiaan yang seringkali terlupakan di tengah kesibukan.

“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peduli, lebih peka, dan lebih dekat dengan sesama. Kami ingin kehadiran Pelindo tidak hanya dirasakan sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai sahabat bagi masyarakat di sekitarnya,” ungkapnya dengan penuh harap.

Program ini tidak hanya berlangsung di satu tempat. Dari Sumatra hingga Jawa, dari Kalimantan sampai Sulawesi, hingga Bali dan Nusa Tenggara—semangat berbagi itu menyebar luas, menyatukan banyak cerita dalam satu benang merah: kepedulian.

Di setiap paket takjil yang dibagikan menjelang senja, ada kehangatan yang sederhana namun bermakna. Bagi sebagian orang, mungkin itu hanya makanan pembuka puasa. Namun bagi yang menerima, itu bisa menjadi penawar lelah setelah seharian berjuang.

Lebih dari sekadar kegiatan rutin, program ini menjadi pengingat bahwa pelabuhan bukan hanya tempat bertemunya kapal dan logistik, tetapi juga tempat bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan. Bahwa di balik kerasnya dunia kerja, masih ada ruang untuk berbagi dan saling menguatkan.

Melalui langkah kecil yang dilakukan dengan hati, Pelindo Multi Terminal berharap cahaya Ramadan ini tidak hanya menerangi bulan suci, tetapi juga meninggalkan jejak kebaikan yang terus hidup di hati masyarakat. Karena pada akhirnya, yang paling dikenang bukanlah seberapa besar yang diberikan, tetapi seberapa tulus kepedulian itu disampaikan.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *