Pelabuhan Belawan — Malam perlahan larut. Lampu-lampu rumah mulai padam, jalanan kian lengang, dan sebagian besar warga terlelap dalam istirahatnya. Namun di balik sunyi itu, ada langkah-langkah yang tetap terjaga—langkah para personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang memastikan malam tetap aman bagi semua.
Melalui Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam skala besar, Jumat hingga Sabtu (25–26/04/2026), mereka menyusuri sudut-sudut Kota Belawan yang kerap luput dari perhatian saat gelap menyelimuti.
Dipimpin IPDA Agus Gunawan, patroli dimulai sejak pukul 22.00 WIB. Tanpa lelah, para personel bergerak dari Jalan Utama Medan–Belawan, Kampung Kolam, hingga ke jalur-jalur strategis seperti Tol Labuhan Belawan dan Simpang Tanjung Mulia—tempat di mana rasa aman sering kali diuji oleh keadaan.
Di setiap titik yang mereka lalui, bukan hanya keamanan yang dibawa, tetapi juga ketenangan. Kehadiran mereka menjadi jawaban atas keresahan yang mungkin tak sempat terucap oleh warga.
Dengan pendekatan humanis, para personel tak sekadar berjaga. Mereka menyapa, berdialog, dan memastikan masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendirian. Bahwa di tengah gelapnya malam, ada negara yang tetap hadir, menjaga, dan melindungi.
Patroli ini bukan hanya tentang menekan angka kriminalitas. Lebih dari itu, ini tentang menghadirkan rasa percaya—bahwa ada pihak yang rela berjaga saat yang lain beristirahat.
Brimob Polda Sumut menunjukkan bahwa tugas menjaga keamanan bukan sekadar kewajiban, melainkan panggilan pengabdian. Sebuah komitmen yang hidup di setiap langkah, di setiap malam yang mereka lalui tanpa tidur.
Di Belawan, malam mungkin sunyi. Tapi pengabdian tak pernah benar-benar terlelap.
Indra/humas

