Medan — Di lapangan tempat disiplin berbicara lebih keras dari kata-kata, langkah awal pengabdian itu dimulai. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara resmi menggelar Upacara Pembukaan Pembinaan Tradisi bagi Bintara Remaja, Senin (30/03/2026), sebagai gerbang pembentukan karakter, mental, dan jiwa korsa yang tak tergoyahkan.
Bertempat di Lapangan Hanyakeun Musuh Makosat Brimob Polda Sumut, suasana berlangsung khidmat namun sarat makna. Setiap barisan, setiap sikap sempurna, menjadi simbol kesiapan para Bhayangkara muda menapaki jalan panjang penuh tantangan.
Upacara ini dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, yang menegaskan bahwa pembinaan tradisi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi utama dalam membentuk personel yang disiplin, loyal, dan berintegritas tinggi.
Sebanyak 29 Bintara Remaja mengikuti prosesi dengan penuh semangat. Di balik wajah-wajah muda itu, tersimpan tekad yang tengah ditempa—menjadi sosok yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh dalam tekanan dan setia dalam pengabdian.
Kehadiran para Pejabat Utama (PJU) Brimob Sumut turut memperkuat pesan bahwa proses ini adalah perhatian serius pimpinan. Mereka bukan sekadar menyaksikan, tetapi memastikan setiap tahapan pembinaan berjalan optimal dan bermakna.
Pembinaan tradisi ini menjadi titik awal perjalanan yang akan menguji batas kemampuan, menanamkan loyalitas tanpa syarat, serta membangun kebanggaan sebagai bagian dari Korps Brimob Polri. Di sinilah jiwa korsa lahir—dari kebersamaan, dari tekanan, dan dari tekad yang tak pernah padam.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Namun lebih dari itu, yang tengah dibangun adalah pondasi mental baja—bekal utama menghadapi realitas tugas di lapangan.
Melalui pembinaan ini, Brimob Sumut kembali menegaskan komitmennya: mencetak generasi Bhayangkara yang siap berdiri di garis terdepan—tangguh, profesional, dan setia mengabdi untuk bangsa dan negara.
Indra/humas

