BELAWAN,7/4/2026 – Dari sebuah ruang sederhana di Jalan Indrapura, harapan itu perlahan disusun. Bukan sekadar rapat biasa, tetapi pertemuan yang membawa semangat perubahan bagi masyarakat Belawan. Minggu sore (5/4/2026), Forum Masyarakat Belawan Membangun (FORMABEM) menggelar rapat penting pembentukan panitia pelaksana program. Di tengah keterbatasan, para tokoh dan elemen masyarakat hadir dengan satu tujuan yang sama: menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi Belawan.
Rapat yang dimulai pukul 17.30 WIB itu terasa hangat, penuh kekeluargaan, namun juga sarat tekad. Ketua Pendiri bahkan ikut bergabung melalui sambungan video, seolah menegaskan bahwa perjuangan ini tidak mengenal jarak.
Di ruangan itu, berkumpul berbagai latar belakang—Wakil Pendiri, praktisi birokrasi, aktivis pemuda, pegiat sosial, penggerak UMKM, hingga insan media. Mereka datang bukan membawa kepentingan pribadi, melainkan membawa keresahan yang sama terhadap kondisi masyarakat.
Nama-nama boleh berbeda, tetapi suara mereka satu: Belawan harus bangkit.
Dalam diskusi yang berlangsung terbuka, satu per satu persoalan diungkap. Tentang ekonomi masyarakat yang masih berjuang, tentang pemuda yang butuh ruang berkembang, hingga tentang akses kesehatan yang belum merata. Semua disampaikan apa adanya—jujur, tanpa ditutupi.
Dari situlah, lahir kesepakatan penting.
Struktur panitia pelaksana akhirnya dibentuk. Bukan sekadar susunan nama, tetapi tim yang akan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan program-program nyata FORMABEM ke depan.
Fokusnya jelas: menguatkan ekonomi melalui UMKM, menghidupkan peran pemuda lewat Karang Taruna, serta membuka akses kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Wakil Pendiri FORMABEM dalam penyampaiannya menegaskan bahwa perjuangan ini tidak bisa dilakukan sendiri.
“Ini bukan tentang siapa yang paling kuat, tapi tentang bagaimana kita saling menguatkan. Kolaborasi adalah jalan kita untuk benar-benar membantu masyarakat,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Suasana rapat pun semakin terasa hidup saat masing-masing perwakilan organisasi memetakan persoalan di wilayahnya. Ada cerita, ada keprihatinan, tapi juga ada harapan yang terus dijaga.
Di akhir pertemuan, tidak ada tepuk tangan meriah. Namun yang tersisa adalah tekad yang diam-diam menguat—bahwa langkah kecil hari itu bisa menjadi awal perubahan besar.
Kini, dengan panitia yang telah terbentuk, FORMABEM bersiap melangkah lebih jauh. Audiensi dan sosialisasi kepada masyarakat akan segera dilakukan, agar setiap program benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya.
Dari Belawan, harapan itu kembali dinyalakan. Dan kali ini, tidak lagi berjalan sendiri—melainkan bersama.
Tim

