Medan, Mei 2026 — Di tengah derasnya perubahan dunia industri dan tantangan generasi muda dalam memasuki dunia kerja, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas kembali menghadirkan ruang harapan bagi masa depan bangsa.
Melalui program pemagangan terintegrasi, Pelindo Multi Terminal tidak hanya membuka pintu kesempatan belajar, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang membentuk perjalanan hidup para mahasiswa—dari sekadar teori di ruang kelas, menuju realitas dunia kerja yang sesungguhnya.
Di balik setiap proses operasional pelabuhan yang padat dan dinamis, para peserta magang belajar tentang arti ketekunan, tanggung jawab, dan kerja sama. Mereka tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga bagian dari denyut aktivitas logistik yang menjadi nadi perekonomian bangsa.
Program ini menjadi jembatan yang menghubungkan mimpi dan kenyataan. Mahasiswa dari berbagai jalur, mulai dari Program Magang Reguler, Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, hingga Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Sumatera Utara, datang membawa harapan—dan pulang dengan pengalaman yang tak tergantikan.
Di setiap langkah, ada rasa gugup yang perlahan berubah menjadi percaya diri. Di setiap tugas, ada kebingungan yang akhirnya berganti menjadi pemahaman. Dan di setiap hari yang dilalui, ada proses pendewasaan yang tidak selalu mudah, namun sangat berarti.
Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menyampaikan bahwa perjalanan ini bukan sekadar program, melainkan ruang tumbuh bagi generasi muda.
“Di sini kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar bekerja, tetapi juga belajar menjadi manusia yang siap menghadapi tantangan hidup. Dunia kerja bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga tentang ketahanan mental, kejujuran, dan kemauan untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap proses kecil dalam magang ini diharapkan menjadi bekal besar untuk masa depan mereka.
“Semoga apa yang mereka alami di sini menjadi langkah awal menuju perjalanan panjang yang lebih baik,” tambahnya.
Dari sisi akademisi, Koordinator MBKM Universitas Sumatera Utara, Riyanto Sinaga, menyampaikan apresiasi atas lingkungan pembelajaran yang dinilai sangat mendukung pertumbuhan mahasiswa, baik secara kompetensi maupun karakter.
Bagi para peserta, pengalaman ini menjadi kisah yang akan selalu diingat. Salah satunya, Fikri, yang mengaku tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pelajaran hidup tentang arti kerja keras dan kesempatan.
“Awalnya saya hanya ingin belajar. Tapi di sini saya merasa benar-benar ditempa. Banyak hal yang tidak saya dapatkan di bangku kuliah, saya temukan di sini,” ungkapnya dengan penuh kesan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pelindo melalui Pelindo Multi Terminal menggelar Graduation Internship Program secara hybrid di Grha Pelindo, Medan, bertema “Grow Beyond Limits, Shine Into the Future”. Sebanyak 99 peserta resmi dilepas setelah menyelesaikan perjalanan pembelajaran mereka.
Di balik seremoni itu, tersimpan cerita-cerita kecil tentang perjuangan, proses belajar, dan harapan yang kini mulai menemukan arah.
Melalui program ini, Pelindo Multi Terminal menegaskan bahwa membangun bangsa bukan hanya tentang infrastruktur dan logistik, tetapi juga tentang membangun manusia yang akan melanjutkan estafet masa depan.
Indra/humas

