H+3 Lebaran di Solo Masih Aman, Lalu Lintas Ramai Tapi Tetap Ngacir

Solo – Masuk hari ketiga setelah Hari Raya Idul Fitri (H+3), kondisi Kota Surakarta tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Arus lalu lintas yang mulai menunjukkan peningkatan jumlah kendaraan tetap dapat dialirkan dengan lancar tanpa terjadi kemacetan berarti.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta (Wakapolresta) AKBP Sigit, yang mewakili Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menyampaikan update kondisi terkini dari Pos Terpadu Benteng Vastenburg pada Selasa (24/3/2026) malam. Selain memberikan informasi situasi, pihak kepolisian juga menyampaikan ucapan Lebaran kepada seluruh masyarakat.

“Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin. Semoga semua diberi kesehatan dan kelancaran,” ucapnya.

Dalam pengaturan lalu lintas, personel kepolisian telah ditempatkan di berbagai titik yang berpotensi padat, antara lain Ngarsopuro, Gladak, Pasar Gede, Joglo, hingga jalur lingkar luar kota. Penempatan tersebut menjadi kunci agar meskipun jumlah kendaraan ramai, arus lalu lintas tetap terkontrol.

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui patroli langsung siang dan malam hari, namun juga pemantauan melalui sistem CCTV serta laporan real time dari petugas di lapangan, yang seluruhnya terpusat di Pos Terpadu Benteng Vastenburg. Selain itu, sejumlah pos pengamanan juga disiapkan di titik strategis seperti Patung Keris, Terminal Tirtonadi, Paragon, dan Jurug untuk memantau pergerakan masyarakat di kawasan keramaian, terminal, stasiun, serta tempat wisata.

Menariknya, Solo saat ini menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat selama musim Lebaran. Banyak warga dari luar kota, termasuk dari Yogyakarta dan kota besar lainnya, datang untuk berwisata, menikmati kuliner khas, serta berbelanja.

Untuk mendukung kemudahan masyarakat dan wisatawan, pihak kepolisian juga menjalankan program SiPolan dan TAC. Selain menjaga keamanan, anggota kepolisian di lapangan juga siap berperan sebagai “tour guide dadakan” dengan memberikan informasi yang dibutuhkan. Selain itu, tersedia pula aplikasi yang dapat digunakan untuk memeriksa kondisi lalu lintas dan titik-titik yang berpotensi padat.

Meski terdapat peningkatan jumlah kendaraan di beberapa titik, hingga saat ini belum terjadi kemacetan yang parah dan seluruh kondisi dapat diatasi dengan pengaturan yang telah disiapkan.

Pihak kepolisian juga mengingatkan para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara. “Jangan ngebut, jangan saling serobot. Sabar di jalan, biar semua selamat sampai tujuan,” tegasnya.

Untuk arus balik mudik, diperkirakan akan mulai terasa pada H+5 hingga H+7 Lebaran dengan arah kendaraan yang diprediksi meningkat menuju kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Polresta Surakarta memastikan akan tetap menjaga siaga penuh hingga masa arus balik selesai, dengan harapan suasana Lebaran tahun ini tetap aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.

Editor: M. Bakara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *