Insiden Tragis di Kolam Renang Bahagia, Pengelola Lakukan Evaluasi Ketat dan Perkuat Pengawasan

MEDAN – Insiden tragis yang terjadi di Kolam Renang Bahagia, Jalan Bahagia By Pass No. 35, Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, pada Sabtu (14/3/2026), menuai perhatian publik. Menyikapi hal tersebut, pihak pengelola akhirnya angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi resmi.

Peristiwa memilukan ini melibatkan dua siswi berinisial A (11) dan C (11) yang dilaporkan tenggelam saat mengikuti kegiatan berenang. Kejadian diduga berlangsung sekitar pukul 13.15 WIB, saat keduanya ditemukan dalam kondisi tidak sadar di area kolam.

Tanpa menunggu lama, pihak pengelola langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Estomihi Medan untuk mendapatkan penanganan medis.

Pengelola menegaskan bahwa saat insiden terjadi, petugas pengawas (lifeguard) dalam kondisi berjaga di lokasi. Namun demikian, kejadian ini tetap menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi menyeluruh.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pengelola mengaku telah memberikan bantuan serta pendampingan kepada keluarga korban. Langkah ini disebut sebagai wujud kepedulian atas peristiwa yang mengguncang tersebut.

Tak berhenti di situ, pengelola juga mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh, sekaligus memperketat sistem pengawasan dan meningkatkan standar keselamatan di area kolam renang.

“Kami sangat berduka dan menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini. Ke depan, kami berkomitmen memperkuat sistem keamanan demi melindungi seluruh pengunjung,” ujar pihak pengelola.

Pengelola memastikan seluruh prosedur penanganan telah dijalankan sesuai ketentuan. Mereka juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Di tengah beredarnya berbagai informasi, pihak pengelola turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi. Informasi resmi, ditegaskan, hanya disampaikan melalui kanal komunikasi pengelola.

Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa aspek keselamatan di ruang publik, khususnya wahana air, tidak boleh dianggap sepele.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *