Kesempatan Kedua Raih Ijazah SMA! Disdikbud Lampung Buka SPMB Pendidikan Jarak Jauh Gratis Mulai 6 Juli 2026

Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka harapan bagi ribuan anak yang belum sempat menyelesaikan pendidikan menengah. Melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang SMA, masyarakat kini memiliki kesempatan melanjutkan sekolah tanpa harus mengikuti pembelajaran tatap muka setiap hari.

 

Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 31 Juli 2026 dan tidak dipungut biaya.

 

Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) merupakan solusi bagi masyarakat yang terkendala jarak, pekerjaan, kondisi ekonomi, maupun keadaan khusus sehingga tidak dapat mengikuti pendidikan reguler. Dengan memanfaatkan teknologi digital, peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang setara dengan SMA reguler.

 

Mengusung tema “Bersama Berkolaborasi, Jarak Bukan Halangan, Ilmu Tetap di Genggaman,” program ini bertujuan memperluas akses pendidikan, mengurangi angka Anak Tidak Sekolah (ATS), serta menjangkau masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

 

Program ini diperuntukkan bagi anak yang putus sekolah atau belum bersekolah, siswa yang sudah bekerja, masyarakat di daerah terpencil, anak pekerja migran Indonesia, hingga peserta didik yang memiliki kondisi khusus sehingga tidak memungkinkan mengikuti pembelajaran secara rutin di sekolah.

 

Proses belajar dirancang fleksibel melalui modul dan bahan ajar digital, tutorial daring, tugas berbasis proyek, serta tatap muka terbatas pada waktu tertentu. Seluruh peserta juga mendapatkan pendampingan dari guru dan tutor sehingga kualitas pembelajaran tetap terjaga.

 

Sekolah penyelenggara Program PJJ di Provinsi Lampung meliputi:

 

– SMAN 2 Bandar Lampung sebagai sekolah induk.

– SMAN 1 Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

– SMAN 1 Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang.

– SMAN 1 Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat sebagai sekolah mitra.

 

Calon peserta wajib berusia maksimal 18 tahun, memiliki ijazah SMP atau sederajat, tidak sedang terdaftar di sekolah lain, dan bersedia mengikuti sistem Pendidikan Jarak Jauh. Bagi peserta jalur afirmasi yang belum memiliki dokumen administrasi lengkap, persyaratan dapat diganti dengan surat keterangan dari pemerintah desa yang diperkuat hasil verifikasi lapangan.

 

Program ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan. Tidak ada lagi alasan untuk berhenti belajar hanya karena jarak, pekerjaan, atau keterbatasan ekonomi. Melalui Pendidikan Jarak Jauh, kesempatan meraih ijazah SMA dan membangun masa depan yang lebih baik kini terbuka bagi seluruh masyarakat Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *