Medan,Jelajahperkara| Dipimpin oleh Iptu Purnomo selaku Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan tidak memberantas perjudian togel di wilayah hukum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.
Bersama pantauan media online Jelajahperkara bahwa masih tetap beroperasi kegiatan Perjudian togel di Medan yang masuk wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
Sesuai pantauan media online Jelajahperkara pada Rabu 24 Juni 2026 ada buka Praktek Perjudian togel diwilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan tersebut.
Berdasarkan informasi yang kami terima bahwa diduga Edi Ginting bandari judi togel merek Martin beroperasi di Kecamatan Hamparan Perak yaitu; desa sperti , tanjung gusta ,Kelambir 5, kelumpang, paya Bakung ,bulu cina.
Berdasarkan informasi yang diterima bahwa diketahui omsetnya 70 – 80 Juta Perhari dari 3 kali Putaran Hongkong, Sydney dan Singapore.
Akibat hadirnya marak perjudian tembak ikan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan tersebut, masyarakat di Hamparan perak-Medan tersebut resah karna akan manjadi ancaman terkait perjudian tembak ikan yang beroperasi secara terang-terangan di tengah-tengah masyarakat.
Perjudian tembak ikan yang marak beroperasi di Kecamatan Hamparan Perak-Medan tersebut telah melanggar UU No 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Purnomo yang dikonfirmasi soal maraknya perjudian togel di Hamparan perak-Medan yaitu togel merek martin diduga dibandari Edi Ginting, belum ada balasan saat dikonfirmasi beberapa hari lalu.
Diminta kepada Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Iptu Purnomo melakukan pemberantasan perjudian togel yang beroperasi diwilayah hukum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan tersebut.
Media online Jelajahperkara.

