BANGKA, 2/2/2026 – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terus berlangsung di kawasan tambang timah Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, setelah insiden longsor menjerat sejumlah penambang pada Senin sore. Hingga pukul 20.48 WIB, satu korban tambahan berhasil ditemukan, namun masih ada tiga orang yang belum terdeteksi.
Kejadian nahas ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika sekelompok penambang sedang beraktivitas dengan alat berat. Tanah di sekitar lokasi tiba-tiba menjadi tidak stabil dan longsor seketika, menimbun para pekerja beserta peralatan operasional.
Rekan korban yang selamat segera melakukan evakuasi mandiri, berhasil menyelamatkan tiga orang namun dalam kondisi meninggal dunia. Sebelum update terkini, empat penambang dilaporkan masih tertimbun.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, Polres Bangka, BPBD Bangka, SAR Brimob, Laskar Sekaban, serta masyarakat setempat telah segera merespons laporan warga.
Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengungkapkan tantangan yang dihadapi. “Kita menerima informasi dan segera mengirim tim rescue. Kondisi medan cukup berbahaya karena tanah tidak stabil dan rawan longsor susulan, namun kami terus berkoordinasi untuk memaksimalkan proses pencarian,” ujarnya.
(HR)

