Muscab III Hanura Madina Digelar, Konsolidasi Hingga Anak Ranting Jadi Fokus Hadapi Agenda Politik Mendatang

Muscab III Hanura Madina Digelar, Konsolidasi Hingga Anak Ranting Jadi Fokus Hadapi Agenda Politik Mendatang

Panyabungan, ~ Musyawarah Cabang (Muscab) III Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Mandailing Natal menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan memperkokoh struktur partai hingga ke tingkat akar rumput. Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Mariring, Panyabungan, Minggu (7/6/2026), dihadiri jajaran pengurus partai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

Ketua DPD Hanura Sumatera Utara, El Adrian Shah, hadir bersama rombongan dan disambut dengan tarian adat Mandailing serta yel-yel kader Hanura. Penyambutan tersebut mencerminkan semangat kader dalam menyukseskan agenda organisasi yang menjadi bagian penting dari proses regenerasi kepemimpinan partai di Mandailing Natal.

 

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Abdul Aziz dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Rangkaian pembukaan tersebut menjadi simbol komitmen peserta Muscab dalam menjunjung nilai religius, kebangsaan, dan demokrasi dalam kehidupan berpartai.

Ketua Panitia Muscab III, Ahmad Faisal, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, persiapan Muscab dilakukan selama lebih dari satu bulan melalui berbagai tahapan yang telah ditetapkan organisasi.

 

“Selama lebih dari satu bulan panitia bekerja mempersiapkan seluruh tahapan Muscab. Mulai dari proses penjaringan hingga pendaftaran calon ketua, tercatat hanya satu nama yang mendaftar, yakni Herman Nasution,” ujarnya.

 

Faisal berharap DPC Hanura Mandailing Natal ke depan terus mendapatkan arahan dan pembinaan dari DPD Hanura Sumatera Utara. Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan untuk memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menjaga soliditas kader dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPC Hanura Mandailing Natal, Hamzah Sinaga, menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab III merupakan amanah organisasi yang harus segera dituntaskan. Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan terus membesarkan Hanura di Kabupaten Mandailing Natal.

 

“Sebagai daerah yang dikenal memiliki karakter masyarakat yang kuat dan semangat yang tinggi, saya optimistis Hanura mampu tumbuh dan meraih hasil yang lebih baik di Mandailing Natal,” kata Hamzah.

 

Dalam arahannya, Ketua DPD Hanura Sumatera Utara, El Adrian Shah, menekankan pentingnya konsolidasi organisasi hingga ke tingkat anak ranting. Ia menilai kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh pengurus di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh kader yang berada di tingkat kecamatan, desa, dan lingkungan masyarakat.

 

“Hari ini kita berharap kepemimpinan yang terbentuk melalui Muscab mampu melakukan konsolidasi secara menyeluruh. Struktur organisasi yang telah terbentuk di 23 kecamatan harus terus diperkuat sampai ke tingkat anak ranting, meskipun Pemilu Legislatif masih cukup lama,” ujarnya.

 

Menurut El Adrian Shah, penguatan struktur partai harus dilakukan secara berkelanjutan agar Hanura semakin dekat dengan masyarakat. Konsolidasi yang terukur dan sistematis dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat eksistensi partai di Mandailing Natal.

 

Ia juga optimistis Hanura memiliki peluang untuk berkembang dan meningkatkan perolehan dukungan politik apabila seluruh elemen partai mampu bekerja secara terstruktur, solid, dan berkesinambungan. Dengan demikian, partai dapat menghadapi berbagai agenda politik mendatang dengan kesiapan yang lebih matang.

 

“Mudah-mudahan dengan pola organisasi yang lebih baik dan sistem konsolidasi yang semakin kuat, Hanura dapat lebih dekat dengan kader maupun masyarakat serta mampu meraih prestasi politik yang lebih baik di masa mendatang,” tutupnya.

 

Muscab III Hanura Mandailing Natal diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta konsolidasi kader menuju partai yang lebih solid dan adaptif menghadapi tantangan politik masa depan.

(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *