Presiden Prabowo Minta Aparat Tak Cari-cari Kesalahan Rakyat Kecil: Itu Jahat, Korban Pencurian di Pancur Batu Jadi Tersangka di Polresatabes Medan, Permainan Siapa ?

Medan, Jelajahperkara| Kasus viral yang saat ini heboh di kota Medan Sumatera Utara menyita perhatian publik, dimana korban pencurian sekeluarga dijadikan tersangka setelah disuruh penyidik Polsek Pancur Batu untuk menangkap sendiri pelaku pencurian di toko ponsel di hotel Kristal Medan Tuntungan.

Kasus ini sangat viral dan heboh bahkan sampai ke pelosok penjuru Indonesia, masyarakat menilai Polisi terlalu gegabak dan diduga penuh rekayasa dalam menetapkan korban pencurian yang dituduh melakukan pemukulan sebagai tersangka.

Korban yang dijadikan tersangka sudah meminta perlindungan dengan mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo, Wakil Presiden, Komisi III DPR RI, Kapolri dan Komnas Ham namun sudah sebulan lamanya kasus tersebut viral belum ada tanda tanda akan adanya pertolongan dari mereka. Disisi lain beredar juga kabar bahwa adanya dugaan kuat keterlibatan mantan kanit reskrim polsek pancur batu dan penyidik polsek pancur batu serta seorang mafia narkoba dalam mendukung pelaku pencurian untuk melaporkan korbannya ke Polisi.

Parahnya dalam proses penyidikan di Polrestabes Medan penyidik terkesan mengabaikan bukti bukti dari korban pencurian dan diduga kuat menetapkan 4 orang korban pencurian sebagai tersangka atas keterangan saksi palsu yang diduga direkomendasikan oleh oknum mantan kanit reskrim polsek pancur batu.

Mirisnya, pasca berita tersebut viral Kapolrestabes Medan bertemu dengan seorang Staff ahli yang diduga utusan ketua Komisi III DPR RI dan keluarga korban yang dijadikan tersangka, dalam pertemuan itu Kapolrestabes Medan berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut, Kapolrestabes Medan meminta supaya pemberitaan yang viral diredam dan didinginkan, namun setelah sampai dua minggu Kapolresatbes Medan malahan mengingakari janjinya dan tidak bertanggung jawab atas ucapannya.

Sampai saat ini public masi dibingungkan dengan adanya penetapan korban pencurian yang disuruh penyidik Polsek Pancur Batu untuk menangkap pelaku pencurian menjadi tersangka karena laporan orang tua pelaku pencurian ke Polresatbes Medan, dan public sampai sekarang juga masi bertanya siapa yang bermain dan dibalik ini semua ?

Dikutip dari CNN Indonesia berjudul Prabowo Minta Aparat Tak Cari-cari Kesalahan Rakyat Kecil: Itu Jahat. Presiden Prabowo Subianto mengingatkan Kejaksaan dan Kepolisian agar tidak mengkriminalisasi ataupun membuat-buat kasus pidana untuk menjerat pihak tertentu. Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan uang sitaan senilai Rp13,2 triliun oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) di kasus korupsi persetujuan ekspor Crude Palm Oil (CPO) minyak kelapa sawit periode 2021-2022.

“Kita tidak ingin mencari-cari masalah, saya ingatkan terus kejaksaan, kepolisian jangan kriminalisasi sesuatu yang tidak ada untuk motivasi apapun,” ujarnya di Gedung Utama Kejagung, Senin (20/10).

Ia mengingatkan agar kedua lembaga tersebut melakukan evaluasi dan koreksi diri. Prabowo meminta jangan ada lagi kasus kriminalisasi yang dilakukan terhadap rakyat-rakyat kecil. “Jangan mencari-cari perkara apalagi terhadap orang kecil, orang lemah itu hidupnya sudah sangat susah. Jangan diperberat oleh mencari-cari hal yang tidak perlu dicari,” tuturnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *