Medan — Senja perlahan turun di langit Kota Medan, Senin (9/3/2026). Di tengah deru kendaraan yang masih bergegas pulang sebelum azan Maghrib berkumandang, sekelompok personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara berdiri di tepi jalan sekitar Mako K.E. Lumi.
Dengan senyum tulus dan sapaan hangat, mereka menyambut setiap pengendara yang melintas. Bukan untuk menghentikan atau memeriksa, melainkan untuk berbagi berkah Ramadhan.
Sebanyak 200 porsi takjil berupa jus dan mie dibagikan kepada para pengendara roda dua, roda empat, hingga para pekerja yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan penuh kepedulian ini dipimpin oleh Paur Subbag Dal Ops Bag Ops Satbrimob Polda Sumut, IPTU Fahruroddin, S.H., M.Psi.
Satu per satu tangan para personel Brimob terulur, menyerahkan takjil kepada masyarakat. Di momen singkat itu, senyum yang terukir di wajah para pengendara menjadi gambaran betapa kecilnya perhatian yang diberikan, namun begitu besar maknanya bagi mereka yang menerimanya.
Bagi sebagian orang, takjil itu mungkin hanya segelas jus dan sebungkus mie. Namun bagi mereka yang masih berada di perjalanan panjang, yang belum sempat sampai rumah saat waktu berbuka semakin dekat, takjil itu menjadi pelepas dahaga sekaligus penghangat hati.
Beberapa pengemudi ojek online bahkan terlihat begitu bersyukur saat menerima takjil tersebut. Di tengah perjuangan mereka mencari nafkah hingga menjelang berbuka, perhatian kecil itu terasa begitu berarti.
Suasana haru dan kebersamaan pun terasa di sepanjang jalan. Ucapan terima kasih dari para pengendara terdengar berulang kali, sementara para personel Brimob tetap tersenyum membagikan takjil hingga menjelang azan Maghrib.
Di tengah kesibukan kota yang tak pernah benar-benar berhenti, momen sederhana itu seakan mengingatkan bahwa Ramadhan adalah tentang berbagi, tentang kepedulian, dan tentang menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Sumut tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ingin menebar kebaikan. Sebab di bulan suci Ramadhan, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan, dapat menjadi cahaya yang menghangatkan hati banyak orang.
Indra/humas

