Tangis Haru Mengiringi Langkah Suci: Pelindo Regional 1 Lepas Pasangan Suami Istri Menuju Tanah Haram

Medan, 21 Juni 2026 – Di tengah suasana pagi yang teduh, sebuah momen penuh haru tak terbendung pecah di area keberangkatan. Air mata, doa, dan pelukan hangat menyatu dalam satu peristiwa yang akan selalu dikenang oleh Susan Ragita dan sang suami: saat impian mereka benar-benar diantar menuju Tanah Suci Makkah.

Perjalanan yang selama ini hanya hidup dalam doa selepas sujud dan bisikan lirih di sepertiga malam, kini berubah menjadi kenyataan yang begitu nyata hingga terasa sulit dipercaya. Susan dan suami terpilih sebagai pemenang hadiah utama Umroh Ramadhan Fest Pelindo 2026, program apresiasi dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1.

Suasana pemberangkatan pada 20 Juni 2026 berubah menjadi lautan haru. Keluarga tak kuasa menahan air mata. Pelukan demi pelukan terasa berat untuk dilepaskan. Seakan waktu berhenti sejenak, memberi ruang bagi doa-doa yang terucap pelan namun penuh makna, mengiringi langkah pasangan ini menuju perjalanan spiritual yang sangat dinantikan.

Di balik keberangkatan itu, tersimpan kisah sederhana seorang pasangan yang tak pernah berhenti berharap. Dari sebuah nama yang diundi dalam kegiatan Ramadhan Fest Pelindo 2026, takdir kemudian menuliskan cerita yang jauh lebih besar dari sekadar hadiah—sebuah panggilan untuk menjadi tamu Allah di Baitullah.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang tidak hanya hadir sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga sebagai jembatan harapan bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar hadiah. Ini adalah kebahagiaan yang kami harap bisa menjadi jalan bagi masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga perjalanan ini menjadi ibadah yang mabrur dan membawa perubahan kebaikan dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.

Saat namanya disebut sebagai pemenang, Susan sempat terdiam. Tangisnya pecah bukan karena tak percaya, tetapi karena terlalu lama menyimpan harapan itu dalam diam.

“Saya dan suami hanya bisa berdoa setiap hari. Tidak pernah menyangka akan sampai sejauh ini. Rasanya seperti mimpi yang akhirnya Allah jawab di waktu yang paling indah. Terima kasih kepada Pelindo yang telah menjadi bagian dari takdir indah ini,” ucapnya terbata-bata, sambil menahan air mata yang terus mengalir.

Ramadhan Fest Pelindo 2026 telah menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia menjelma menjadi ruang perjumpaan antara harapan manusia dan kepedulian perusahaan—yang pada akhirnya melahirkan kisah-kisah penuh makna seperti ini.

Dan ketika pesawat itu nantinya mengangkasa, membawa dua insan menuju Tanah Suci, yang ikut terbang bukan hanya tubuh mereka—tetapi juga doa-doa yang selama ini tertahan, harapan yang tak pernah padam, dan rasa syukur yang tak akan cukup diucapkan dengan kata-kata.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *