JelajahPerkara.com/Bitung, – Skandal penyalahgunaan wewenang kembali mencoreng institusi kepolisian! Aktivitas bongkar muat Bahan Bakar Minyak (BBM) Bio Solar bersubsidi yang diduga ilegal semakin merajalela di wilayah Markas Polairud Bitung! Puluhan ribu hingga ratusan ribu liter BBM secara terang-terangan disalurkan melalui dermaga milik Polairud Polda Sulut! Dari pantauan awak media, kegiatan haram ini berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 02.30 dini hari!
BBM jenis Bio Solar bersubsidi ini diduga kuat berasal dari gudang penampungan milik PT Sri Karya Lintasindo (SKS) yang berlokasi di Kompleks Perumahan Manembo-Nembo, Kecamatan Matuari! Lokasinya sangat strategis, tepat di belakang pangkalan ojek depan Perum Bumi Bringin!
Informasi yang dikumpulkan awak media dari beberapa warga sekitar gudang penimbunan menyebutkan bahwa gudang tersebut diduga milik seorang anggota Polri bernama Arnold Moningka, yang bertugas di Satreskrim Polres Bitung! Diketahui, Arnold Moningka adalah mantan Kanit Tipidter yang saat ini menjabat sebagai Kanit Resmob Polres Bitung! Ironis!
Warga juga menuturkan bahwa gudang tersebut disewakan oleh oknum anggota Polres Bitung tersebut kepada Haji Farhan, pemilik PT SKS, untuk dijadikan gudang penimbunan BBM ilegal!
Ketua Umum Garda Timur Indonesia (GTI), Fikri Alkatiri, dengan nada geram mengecam keras tindakan Polairud Polda Sulut yang membiarkan kegiatan bongkar muat BBM yang diduga ilegal tersebut berlangsung di dermaga yang seharusnya diperuntukkan sebagai sarana pertahanan negara!
“Ini sangat memalukan! Dermaga Polairud seharusnya dijaga ketat, bukan malah dijadikan tempat transaksi ilegal! Kapolda Sulut harus bertanggung jawab atas kejadian ini! Jangan biarkan para mafia BBM menginjak-injak harga diri institusi kepolisian!” tegas Fikri Alkatiri!
Fikri Alkatiri mendesak Kapolda Sulut untuk segera mencopot Dir Polairud dari jabatannya karena dinilai bekerja sama dengan mafia BBM dalam menyalurkan BBM ilegal!
“Kapolda Sulut jangan tinggal diam! Jangan lindungi oknum yang bermain kotor! Segera copot Dir Polairud dari jabatannya! Usut tuntas keterlibatan oknum-oknum Polairud yang terlibat dalam praktik ilegal ini! Bongkar jaringan mafia BBM di Bitung hingga ke akar-akarnya! Jangan biarkan polisi menjadi beking penjahat! Jika negara kalah dengan para mafia BBM, lantas kemana lagi rakyat harus mengadu?” serunya dengan nada penuh kekecewaan dan keprihatinan!
Masyarakat Bitung menuntut tindakan tegas dan segera dari Kapolda Sulut! Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu! Jangan biarkan praktik ilegal merajalela dan merugikan negara serta masyarakat! Usut tuntas kasus ini! Seret semua pelaku ke pengadilan, termasuk oknum-oknum yang terlibat! Lindungi masyarakat dari cengkeraman mafia BBM!

