Tumpal Manik Apresiasi Gebrakan Jean Calvijn Simanjuntak: 33 Kasus Perjudian Dibongkar Dalam 100 Hari

MEDAN ~ Ketua DPD Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua DPD Komite Nasional Wartawan Indonesia (KOMNAS WI) Kabupaten Deli Serdang, Tumpal Manik, S.Pd., S.H., M.H., memberikan apresiasi atas capaian 100 hari kerja Polrestabes Medan di bawah kepemimpinan Jean Calvijn Simanjuntak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Medan.

Dalam pernyataannya, Minggu (15/02/2026), Tumpal Manik menilai kinerja jajaran Polrestabes Medan menunjukkan komitmen yang terukur, khususnya dalam pemberantasan praktik perjudian yang selama ini meresahkan masyarakat.

“Dalam 100 hari pelaksanaan tugas, Polrestabes Medan berhasil mengungkap 33 kasus perjudian dengan total 62 tersangka yang telah diamankan. Ini merupakan capaian yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, pengungkapan tersebut terbagi dalam tiga kategori modus operandi, yakni:

Judi online: 18 kasus dengan 22 tersangka

Mesin judi darat: 9 kasus dengan 31 tersangka

Judi togel: 6 kasus dengan 9 tersangka

Ia juga menyoroti langkah penindakan di kawasan Jermal 15 yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan praktik perjudian dan narkoba di Kota Medan. Menurutnya, penertiban yang dilakukan menunjukkan keseriusan aparat dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan kondusif.

Tumpal Manik menyatakan dukungannya terhadap komitmen Kapolrestabes Medan yang menempatkan pemberantasan perjudian sebagai salah satu prioritas utama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.

“Upaya ini tidak boleh berhenti pada capaian 100 hari kerja. Konsistensi dan pengawasan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian, termasuk melaporkan setiap bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, demi terciptanya Kota Medan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari praktik kejahatan,” pungkasnya

(***)

Editor:indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *