Medan,Jelajahperkara|(OPENI Bersambung)……Dibalik gemparnya kasus korban jadi tersangka yang menghebohkan masyarakat Indonesia ternyata ada sosok oknum petugas yang diduga kuat sebagai bandar judi dan narkoba di Pancur Batu yang berperan membiayai maling dan melobby oknum untuk menjadikan korban pencurian di Pancur Batu yang merupakan wartawan media online sebagai tersangka.
Hal tersebut pun sudah beredar di kalangan masyarakat di Sumatera Utara bahkan di khalangan aparat penegak hukum. Bahkan terkait dengan hal tersebut kuat dugaan bahwa seorang oknum petugas berkolaborasi dengan seorang bandar judi dan narkoba di Pancur Batu untuk membiayai keluarga sang maling untuk membuat laporan ke aparat penegak hukum di Kota Medan karena tidak terima anaknya ditangkap oleh korban.
Kasus ini diduga sudah jauh jauh hari direncanakan oleh oknum aparat dangan sang bandar narkoba yang bermukim di Kecamatan Pancur Batu, dimana setelah wartawan yang menjadi korban pencurian membuat laporan ke aparat penegak hukum scenario pun dimulai.
Dalam proses pelaporan korban sengaja di biarkan untuk mencari keberadaan si pelaku agar rekasaya tidak terlalu mencuat dan belakangan oknum petugas yang memproses laporan tersebut pun diam diam merencakan scenario agar wartawan yang menjadi korban pencurian terjebak dalam skenario penangkapan maling di sebuah hotel di Sumatera Utara, Oknum petugas pun menyuruh korban menangkap pelaku.
Saat petugas mendapatkan informasi bahwa sang rusa akan bertemu dengan maling, oknum petugas pun tidak membawa petugas untuk menangkap pelaku melainkan membawa seorang pria yang berpura pura sebagai petugas saat proses penangkapan agar scenario berjalan dengan mulus.
Ternyata oknum petugas yang menangani laporan pencurian tersebut menyuruh korban sendiri untuk menangkap pelaku dan pria yang awalnya berpura pura sebagai petugas pun ikut, namun saat akan dilakukan penangkapan sang maling malahan mengeluarkan pisau sehingga korban pun terpaksa menepisnya.
Setelah kedua pelaku pencurian diserahkan kepada petugas yang ikut ke lokasi, kedua maling pun di bawa ke kantor petugas. Saat itu lah scenario agar pria yang awalnya berpura pura menjadi petugas digunakan sebagai saksi untuk melaporkan wartawan yang menjadi korban pencurian.
Rusa dan saksi yang direkayasa oknum petugas untuk melaporkan korban pencurian pun dikabarkan diduga akan diberikan imbalan uang tunai 50 Juta Rupiah oleh sang bandar judi dan narkoba apabila wartawan yang menjadi korban pencurian ditangkap dan dipenjarakan.
Berbagai spekulasi dan rekayasa dilakukan mulai dari memberikan keterangan palsu kepada petugas dan memberikan biaya akomodasi kepada orang tua maling dilakukan oleh sang bandar narkoba agar keinginannya untuk memenjarakan wartawan yang sangat meresahkan baginya.
Namun kejadian tersebut akhirnya viral dan mengemparkan Indonesia bahkan Komisi III DPR RI sudah memberikan atensi terhadap penanganan kasus tersebut,sejak awal masyarakat sudah mencium aroma sangat busuk dalam kasus korban pencurian yang dijadikan tersangka dan menggemparkan Indonesia ini. Terjadinya dugaan kriminalisasi yang begitu kejam terhadap korban pencurian dan bahkan petugas yang ingin menaikan pencitraannya dengan mengexpose penanagkapan korban pencurian tesebut ke public menjadi hujan dan dirujak oleh netizen.
Sang bandar judi dan narkoba juga kerjsama dengan oknum petugas untuk membuat rekayasa bahwa wartawan yang menjadi korban pencurian memeras sang maling dan membuat pemberitaan di berbagai macam media sosial agar korban pencurian dipangdang tidak baik oleh masyarakat.
Bahkan beredar juga kabar melalui mimpi bahwa setelah berita viral, ada oknum yang meminta biaya tambahan kepada sang bandar narkoba untuk mendatangi orang tua maling dan dua maling ke penjara membuat scenario vidio meminta keadilan, kan aneh ini dimana ada maling meminta keadilan katanya digebukin oleh korbannya.
Beredar juga isu di media sosial, “saat ini lebih baik menjadi maling dan dilindungi”, bahkan kemaren beredar isu bahwa Telepon gengam atau handphone keluarga korban pencurian yang dijadikan tersangka diduga disadap dan Swep Sim oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Apakah tindakan dugaan penyadapan ini saat ini menjadi legal dan resmi setelah keluarganya undang undang yang terbaru ?
Setelah viral, pimpinan petugas yang terkejut akan viralnya wartawan korban pencurian yang dijadikan tersangka pun berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut !. (Bersambung) –

