Muara Bungo (Jelajah Perkara) Tunjukan karya dari hasil pelatihan yang didapat selama menjalani masa pidana, WBP Lapas Kelas IIB, Muara Bungo, mengelar kegiatan panen toge sekaligus penaburan bibit ikan patin, pada Jum’at, 6 Maret 2026.
Informasi yang berhasil dirangkum awak media ini, toge yang dipanen tersebut berasal dari proses pengecambahan bibit selama 4 hari. Menariknya, dari sebanyak 5 kilogram bibit kacang hijau, para WBP yang ada di Lapas Muara Bungo, berhasil melakukan panen 25 kilogram toge segar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus didorong oleh pihak Lapas Muara Bungo,agar warga binaan memiliki keterampilan produktif yang bermanfaat.
Kepada awak media ini, Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bungo, Muhamad Kameily, membenarkan kegiatan tersebut, ia sangat mengapresiasi semangat warga binaan dalam mengikuti kegiatan pembinaan tersebut.
“Program seperti ini bukan hanya soal panen hasil, tetapi juga menanamkan keterampilan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab kepada warga binaan, dimana dari 5 kilogram bibit toge, dapat menghasilkan 25 kilogram toge dalam tempo empat hari, ini menunjukkan bahwa dengan ketekunan hasilnya bisa luar biasa,” ujar Muhammad Kameily.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pihaknya dalam membekali warga binaan dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Harapannya, ketika mereka selesai menjalani masa pidana, keterampilan seperti ini bisa menjadi bekal untuk memulai usaha atau pekerjaan yang positif,” tambah orang satu di Lapas Kelas II, Muara Bungo.
Dalam kegiatan tersebut juga Muhammad Kameily menyebut, selain kegiatan panen toge, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penaburan bibit ikan patin sebanyak 3 kilogram di kolam pembinaan yang berada di lingkungan lapas.” pungkasnya.
Senada, Kasi Binadik Lapas Muara Bungo, Tiopan P. Situmorang, juga menjelaskan, bahwa kegiatan pertanian dan perikanan merupakan bagian penting dalam program pembinaan kemandirian.
“Kami terus mendorong warga binaan untuk aktif dalam kegiatan produktif. Selain budidaya toge, kami juga mengembangkan perikanan seperti ikan patin. Dengan menabur bibit baru ini, diharapkan ke depan dapat memberikan hasil panen yang baik sekaligus menambah pengalaman bagi warga binaan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan seperti ini memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan tentang proses produksi, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen.
Dengan adanya kegiatan panen toge dan penaburan bibit ikan patin ini, Lapas Kelas IIB Muara Bungo terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat pembentukan karakter, tetapi juga memberikan keterampilan nyata bagi warga binaan.
Karena di balik jeruji, kita selalu menempah semangat untuk berkarya dan belajar tetap tumbuh, harapannya, usai menjalani masa pidana para WBP nantinya bisa memiliki keahlian untuk bekal hidup memperjuangkan ekonomi keluarga,” pungkasnya.( HP).

