MEDAN, 1 Juli 2026 — Di tengah tingginya dinamika aktivitas kepelabuhanan yang menuntut ketelitian, disiplin, dan kesiapsiagaan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar prosedur administratif, melainkan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Safety Awareness bagi insan Pelindo Group yang digelar pada Selasa, 30 Juni 2026, di Kantor Regional 1 Medan. Pelatihan ini menjadi langkah nyata Pelindo Regional 1 dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), demi menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, serta mampu menghadapi berbagai potensi risiko di lapangan.
Kegiatan diawali dengan Safety Induction dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana pelatihan kemudian berlanjut dengan penyampaian materi tentang pentingnya penerapan budaya keselamatan kerja, khususnya dalam lingkungan operasional pelabuhan yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Narasumber Anggiat M.S., S.T., M.M. memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai prinsip-prinsip K3, identifikasi potensi bahaya, pengendalian risiko, hingga pentingnya kepatuhan terhadap setiap prosedur kerja yang telah ditetapkan.
Tidak hanya menerima materi secara teoritis, para peserta juga mengikuti praktik penggunaan safety equipment untuk pekerjaan di ketinggian. Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi pekerja agar mampu menggunakan alat pelindung diri dan peralatan keselamatan secara tepat, efektif, serta sesuai standar.
Pelatihan semakin hidup melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi tersebut, peserta diberi ruang untuk memperdalam pemahaman, menyampaikan pengalaman, serta membahas berbagai tantangan penerapan keselamatan kerja yang dihadapi di lingkungan operasional.
Manager Hukum dan Humas PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1, Fadillah Haryono, menegaskan bahwa keselamatan kerja harus menjadi kesadaran kolektif yang tertanam dalam setiap aktivitas insan Pelindo.
“Pelindo Regional 1 terus berkomitmen menanamkan budaya keselamatan kepada seluruh insan perusahaan. Melalui pelatihan ini, kami berharap setiap pekerja semakin memahami pentingnya bekerja sesuai prosedur, menggunakan alat pelindung diri secara benar, serta mampu mengidentifikasi dan mengendalikan potensi risiko di tempat kerja,” ujar Fadillah.
Menurutnya, keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi kekuatan bersama dalam menjaga kelancaran operasional dan melindungi seluruh pekerja di lingkungan pelabuhan.
Melalui Pelatihan Safety Awareness ini, Pelindo Regional 1 berharap budaya keselamatan semakin melekat dalam setiap langkah dan aktivitas kerja. Dengan kepatuhan terhadap standar K3 yang terus diperkuat, risiko kecelakaan dapat diminimalkan, produktivitas dapat ditingkatkan, dan operasional kepelabuhanan dapat berjalan lebih aman, andal, serta berkelanjutan.
Pelindo Regional 1 pun menegaskan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan. Sebab, setiap pekerja yang pulang dengan selamat kepada keluarganya adalah keberhasilan terbesar dari setiap aktivitas operasional.
Indra/humas

