Deli Serdang, 21 Februari 2026 — Di setiap musim mudik, ada rindu yang tak pernah benar-benar padam. Rindu pada orang tua yang menunggu di beranda, pada anak-anak yang ingin memeluk ayah ibunya, pada kampung halaman yang selalu menyimpan kenangan.
Tahun ini, Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menghadirkan program Mudik Gratis Bersama BUMN dan anak perusahaan, membuka jalan pulang bagi lebih dari 100 ribu pemudik dari berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Program ini bukan sekadar tentang angka dan armada, tetapi tentang menghadirkan rasa aman dalam perjalanan panjang menuju pelukan keluarga. Lebih dari 1.400 unit bus disiapkan untuk mengangkut sekitar 64.000 pemudik. Hampir 33.000 lainnya akan menempuh perjalanan dengan 99 rangkaian kereta api, sementara lebih dari 5.000 pemudik difasilitasi melalui 42 unit kapal laut.
Setiap kursi yang terisi adalah harapan. Setiap roda yang berputar membawa doa agar semua tiba dengan selamat.
Rencananya, pelepasan (flag off) keberangkatan bus akan dilaksanakan di Ring Road Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026. Mengusung tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan yang tidak hanya tertib dan nyaman, tetapi juga penuh makna.
Program ini menjadi wujud kepedulian sosial negara melalui BUMN—bahwa di tengah padatnya arus mudik, negara tetap hadir, memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan tenang dan penuh kebahagiaan.
Di Sumatera Utara, PT Kawasan Industri Medan (KIM) turut mengambil peran dengan memberangkatkan pemudik rute Medan–Padang Sidempuan menggunakan armada bus.
Bagi banyak orang, perjalanan ini mungkin hanya beberapa jam di jalan raya. Namun bagi hati yang lama menahan rindu, itu adalah perjalanan menuju kehangatan yang tak ternilai.
Sebagai bagian dari holding BUMN Danareksa, PT KIM terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, agar setiap pemudik tidak hanya sampai di tujuan, tetapi juga merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendirian.
Sebab pada akhirnya, mudik bukan sekadar perjalanan pulang. Ia adalah tentang cinta yang menunggu, doa yang menyertai, dan harapan yang selalu menemukan jalannya kembali ke rumah.
Indra

